Arish, Rafah – Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan, Angelina Jolie, melakukan kunjungan mendadak ke sisi Mesir di perbatasan Rafah, Sabtu 3 Januari 2026.
Kehadiran bintang Hollywood ini bertujuan untuk memantau langsung proses pengiriman bantuan dan menemui para pengungsi Palestina yang terluka.
Jolie datang bersama delegasi Amerika Serikat dan langsung disambut oleh pejabat setempat serta relawan kemanusiaan.
Mantan utusan khusus PBB (UNHCR) ini terlihat berinteraksi hangat dengan para pekerja medis dan sopir truk yang tertahan di gerbang utama menuju Gaza tersebut.
Mendengar Kisah dari Balik Bangsal
Perjalanan Jolie tidak berhenti di gerbang perbatasan. Berdasarkan laporan Associated Press, ia melanjutkan kunjungan ke sebuah rumah sakit di kota Arish, dekat perbatasan, untuk berbicara langsung dengan pasien-pasien asal Gaza yang sedang menjalani perawatan intensif.
Dalam suasana yang emosional, peraih Oscar ini juga menemui anggota Bulan Sabit Merah yang menjadi garda terdepan bantuan.

Kepada para relawan, Jolie mengungkapkan kekagumannya atas dedikasi mereka di tengah situasi yang penuh tekanan.
“Saya merasa terhormat bisa bertemu dengan para sukarelawan ini,” ujar Jolie singkat saat meninjau logistik bantuan.
Meskipun gencatan senjata telah diupayakan sejak Oktober, pintu perbatasan Rafah belum sepenuhnya berfungsi secara normal. Seperti :
- Bantuan Tertahan: Ratusan truk bantuan masih mengantre untuk masuk ke Gaza karena ketatnya pembatasan.
- Tekanan Internasional: Mesir bersama enam negara lain, termasuk Arab Saudi, mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar segera mencabut pembatasan distribusi kebutuhan pokok.
- Sikap Mesir: Pemerintah Kairo tetap menolak rencana permukiman permanen pengungsi Palestina di dalam wilayah perbatasan mereka.
- Kebijakan Israel: Israel menyatakan hanya mengizinkan warga keluar dari Gaza, namun melarang akses masuk hingga seluruh sandera yang ditawan sejak 7 Oktober 2023 dikembalikan.

Kunjungan Jolie ini dilakukan di tengah angka korban yang terus meningkat. Data dari Kementerian Kesehatan setempat menunjukkan bahwa sejak gencatan senjata dimulai, setidaknya 416 orang tewas dan 1.142 terluka di Gaza.
Total korban jiwa sejak awal konflik kini telah mencapai sedikitnya 71.271 orang.
Angelina Jolie sendiri telah mengundurkan diri dari perannya di PBB pada akhir 2022 setelah 20 tahun mengabdi.
Kini, ia bergerak secara independen untuk isu-isu kemanusiaan yang lebih luas, termasuk sebelumnya mengunjungi korban serangan di Ukraina dan pengungsi di Yaman.(YA)





