Porto, Portugal – Pada Kamis (15/01/26), dua raksasa sepak bola Portugal, Porto dan Benfica, kembali bertemu di derby O Classico.
Dalam pertemuan kali ini, kedua rival tersebut bertarung di panggung perempat final Taca de Portugal, dimana mereka saling memperebutkan tiket menuju babak semifinal.
Lantas, pasukan Dragoes dan Aguilas masing-masing mengerahkan segala kemampuannya untuk meraup kemenangan dari musuhnya.
Pada akhirnya, meskipun pertarungan di tengah lapangan berjalan dengan cukup sengit, kedudukan akhir menunjukkan kemenangan tipis 1-0 bagi Porto.
Kontes ini dibuka dengan ritme permainan agresif dari kedua tim. Periode awal laga diwarnai oleh aksi yang tentunya menjaga para penonton di ujung kursi mereka.
Lantas, bukan sebuah kejutan ketika papan skor sudah dibuka pada 15 menit pertama waktu pertandingan.
Porto, yang didampingi oleh dukungan meriah di kandangnya, menjadi pihak yang memecahkan kebuntuan skor.
- Tendangan sudut Gabri Veiga disambut oleh Jan Bednarek, yang menahan tekanan Leandro Barreiro dan menuntaskan umpan rekannya dengan sebuah sundulan matang. (15′)
Gol tersebut memanaskan atmosfer di tengah lapangan, dimana kedua pihak saling meningkatkan tempo permainannya.
Porto bermain dengan dorongan motivasi besar dan sempat menguji kemampuan kiper Anatoliy Trubin, akan tetapi, Benfica memberikan tanggapan tegas yang menuntut kewaspadaan pasukan Dragoes.
Tidak ada gol tambahan yang datang dari kedua tim ketika laga memasuki jeda turun minum. Meskipun demikian, babak pertama ini tetap dipenuhi oleh aksi yang menghidupkan udara derby ini.
Dalam babak kedua, Benfica tampil sebagai tim yang lebih bersinar. Akan tetapi, meskipun bermain dengan cukup aktif di sisi lapangan Porto, pasukan Aguilas masih tidak mampu meruntuhkan tembok pertahanan Dragoes.
Jalan pertandingan berjalan dengan sedemikian rupa sepanjang babak kedua. Lantas, pada akhirnya, keunggulan tipis Porto dari babak pertama tetap bertahan hingga bunyi peluit terakhir.
Porto jelas ingin meraih kemenangan dengan selisih skor oyang lebih besar, terutama ketika melihat statistik tembakan akurat mereka selama jalan pertandingan ini.
Akan tetapi, pasukan biru putih tersebut tetap meninggalkan lapangan dengan senyum lebar, usai mengamankan kursinya dalam babak berikutnya di turnamen ini.
Disisi lain, pelatih Benfica, Jose Mourinho, menyayangkan kekalahan tersebut dan menyatakan bahwa timnya merupakan pihak yang lebih unggul dalam laga ini.
“Alasannya jelas. Tim yang lebih baik kalah, tetapi menderita dan tidak mencetak gol. Sesederhana itu. Kami mengendalikan permainan sesuka hati, melawan tim yang memiliki intensitas tinggi dalam menyerang dan bertahan, tim atlet dengan DNA atlet sejati.” Mourinho menyerukan dalam jumpa pers pasca pertandingan, dikutip dari Portugoal.
Ketika ditanya mengenai pernyataan Mourinho, pelatih Porto, Francesco Farioli, menyampaikan ketidaksetujuannya.
“Dalam hal ini, saya tidak setuju.” ucap Farioli. “Biasanya saya setuju dengan Mourinho, tetapi dalam kasus ini kami pantas mendapatkan hasil ini. Kami hampir kebobolan, tetapi di babak pertama kami memiliki dua atau tiga peluang bagus.”
Setelah ini, masing-masing tim kembali mengalihkan perhatiannya menuju Liga Portugal, dimana mereka akan bermain di luar rumahnya.
Porto, yang saat ini masih memegang rekor tak terkalahkan di panggung liga, berniat melanjutkan momentumnya dengan membongkar kandang Vitoria de Guimaraes.
Sementara itu, Benfica mempersiapkan sebuah kunjungan menuju Vila do Conde, dimana mereka telah ditunggu oleh Rio Ave. (VT)
Hasil Lainnya Piala Portugal
- AD Fafe 2-1 Braga
Baca juga :





