Sentuhan ‘Chip’ Barcola Runtuhkan Tembok Auxerre & Bawa PSG ke Puncak Klasemen!

Ligue 1: Paris Saint-Germain Menang Tipis 1-0 Kontra Auxerre

Auxerre, Prancis – Paris Saint-Germain (PSG) membuktikan bahwa kedewasaan sebuah tim juara tidak selalu diukur dari skor telak, melainkan dari kesabaran dalam memecah kebuntuan.

Bertandang ke Stade de l’Abbe-Deschamps pada Sabtu (23/01/26) dinihari, Les Rouge et Bleu berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah AJ Auxerre yang tampil sangat militan.

Kemenangan di pekan ke-19 ini menjadi sangat krusial bagi anak asuh Luis Enrique. Dengan tambahan tiga poin, PSG resmi mengambil alih singgasana klasemen Ligue 1 secara provisori, menggeser Lens yang baru akan berlaga.

Tembok Ajaib Leon

Laga itu menjadi momen emosional bagi Warren Zaire-Emery yang melakoni laga ke-100 di Ligue 1 bersama PSG. Namun, pesta sang pemain muda hampir saja dirusak oleh penampilan heroik kiper Auxerre, Donovan Leon.

Sepanjang babak pertama, Leon tampil bak pesulap di bawah mistar, mementahkan sundulan maut Gonçalo Ramos hingga tendangan bebas gledek dari Vitinha.

Auxerre, meski berstatus tim papan bawah, tidak bermain untuk sekadar bertahan. Mereka sempat mengancam lewat skema serangan balik cepat, yang memaksa lini belakang PSG bekerja ekstra keras.

Luis Enrique bahkan mengakui bahwa timnya sempat kehilangan presisi, akibat tekanan tinggi yang diberikan tuan rumah.

Seni Mencungkil Barcola

Kebuntuan yang tampak akan berakhir dengan hasil imbang tanpa gol akhirnya pecah di menit ke-79.

Paris Saint-Germain vs Auxerre – Foto: Dok. PSG
  • Melalui transisi cepat yang menjadi ciri khas baru PSG musim ini, Bradley Barcola berhasil lolos dari jebakan offside.
  • Berhadapan satu lawan satu dengan Leon yang tampil gemilang sepanjang laga, Barcola tetap tenang.
  • Setelah kegagalan di peluang sebelumnya, kali ini ia melakukan sentuhan magis: sebuah chip lembut yang melewati kepala Leon dan bersarang di pojok gawang.

Gol ini bukan hanya soal teknik, tapi soal mentalitas pemain yang menolak untuk menyerah pada rasa frustrasi.

Pelatih PSG, Luis Enrique menegaskan bahwa kemenangan ini adalah fondasi kepercayaan diri tim, sebelum melakoni laga krusial pada Rabu mendatang.

“Bisa mencetak gol meski tidak sedang dalam performa terbaik itu sangatlah penting,” ungkap sang pelatih dikutip dari Situs Resmi PSG.

Paris Saint-Germain mungkin tidak bermain sempurna di Auxerre, tetapi mereka bermain sebagai juara yang tahu kapan harus mematikan lawan.

Saat peluit panjang berbunyi, Paris tidak hanya pulang membawa tiga poin, tetapi juga membawa status baru sebagai pemimpin liga yang siap mempertahankan mahkota mereka.

PSG kini memimpin klasemen sementara, dan memaksa Lens harus menang di Marseille untuk merebut kembali posisi pertama. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *