Jam Terbaik Minum Kopi Menurut Sains

Minum Kopi Pagi Turunkan Risiko Kematian

Jakarta – Bagi banyak masyarakat Indonesia, ritual menyeduh kopi tubruk atau caffè latte di pagi hari adalah “bahan bakar” wajib sebelum beraktivitas.

Namun, tahukah Kamu bahwa waktu saat Kamu  menyesap cangkir pertama tersebut ternyata berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang?

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam European Heart Journal tahun 2025 mengungkapkan fakta menarik.

Orang yang rutin minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang baru meminumnya di siang atau sore hari.

Rahasia Umur Panjang di Pagi Hari

Studi ini menganalisis data lebih dari 40.000 orang dewasa dengan masa pemantauan selama 10 tahun. Hasilnya cukup mengejutkan bagi para pencinta kafein.

Kelompok yang minum kopi di pagi hari menunjukkan daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap risiko kematian dari berbagai penyebab.

Temuan ini tetap konsisten baik bagi mereka yang minum kopi dalam jumlah sedang (1-2 cangkir) maupun peminum berat (lebih dari 2 cangkir).

mengapa pagi hari menjadi waktu “keramat” untuk ngopi:

  • Mendukung Hormon Tidur: Membatasi kopi hanya di pagi hari membantu tubuh memproduksi melatonin secara maksimal di malam hari.
  • Sinkronisasi Tubuh: Tubuh manusia bekerja mengikuti siklus bangun-tidur alami, dan kafein pagi hari bekerja lebih selaras dengan jam biologis ini.
  • Menghindari Efek Negatif: Minum kopi sepanjang hari hingga sore justru dapat menangkal manfaat kesehatan yang seharusnya didapat dari kopi itu sendiri.

Kapan Waktu Paling Pas?

Masih Dari hasil penelitian yang dikutip oleh European Heart Journal, Bahwa jendela waktu terbaik untuk menikmati kopi adalah antara pukul 04.00 subuh hingga 12.00 siang.

Rentang waktu ini dinilai paling efektif bagi tubuh untuk menyerap manfaat antioksidan dalam kopi tanpa mengganggu sistem saraf di malam hari.

Mungkin Kamu pernah mendengar tren di media sosial yang menyarankan untuk menunggu 90 menit setelah bangun tidur sebelum minum kopi.

Foto: Dok. caffecorsini

Namun, para ahli kesehatan menegaskan bahwa secara ilmiah, Kamu tidak perlu menunggu selama itu.

“Penelitian tidak mendukung keharusan menunda kopi setelah bangun tidur. Kamu boleh langsung meminumnya saat mata terbuka,” tulis laporan European Heart Journal.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa saat baru bangun, kadar adenosine (zat pemicu rasa kantuk) di otak masih rendah, sehingga efek “tendangan” kafein mungkin tidak akan terasa sekuat jika Anda menunggu sedikit lebih lama.

Dampak Buruk Kopi Sore

Mengapa minum kopi di sore hari tidak disarankan? Masalah utamanya terletak pada gangguan pola tidur.

Kafein yang masuk ke sistem tubuh pada siang atau malam hari dapat menghambat hormon yang membuat kita rileks.

Bagi warga Indonesia yang gemar nongkrong di kedai kopi hingga larut malam, temuan ini menjadi pengingat penting.

Manfaat kesehatan dari kopi yang Kamu  minum di pagi hari bisa hilang begitu saja jika Kamu terus menambah asupan kafein saat matahari sudah terbenam.(NR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *