Bocah 19 Tahun Wolverhampton Merampas Kemenangan Arsenal!

Liga Inggris: Drama Salju Molineux, The Gunners vs Wolves Imbang 2-2, Jalur Juara Membara

Wolverhampton, Inggris – Drama luar biasa tersaji di Stadion Molineux saat tim juru kunci Wolverhampton Wanderers (Wolves) berhasil menahan imbang pemuncak klasemen, Arsenal, dengan skor 2-2 pada Kamis (19/02/26) dinihari.

Sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-60, Wolves bangkit melalui aksi heroik lulusan akademi mereka.

Tom Edozie, remaja berusia 19 tahun, menjadi mimpi buruk bagi The Gunners setelah mencetak gol penyeimbang pada laga debut seniornya.

Hasil imbang ini tidak hanya menyelamatkan satu poin bagi tuan rumah, tetapi juga mengguncang peta persaingan gelar juara Premier League.

Arsenal yang awalnya diprediksi akan pulang dengan poin penuh, kini harus rela keunggulannya di puncak klasemen terpangkas, memberikan angin segar bagi para rival di bawahnya.

Arsenal Dominan, Wolves Tertekan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi di tengah guyuran salju. Pasukan Mikel Arteta langsung menggebrak sejak awal laga, membuat rencana pertahanan rapat pelatih Wolves, Rob Edwards, berantakan dalam sekejap.

  • Menit ke-5: Bukayo Saka membuka keunggulan melalui sundulan cerdik hasil umpan silang Declan Rice.
  • Menit ke-56: Piero Hincapie menggandakan keunggulan setelah tinjauan VAR mengonfirmasi posisi sang bek onside, saat menerima umpan Gabriel.
  • Dominasi: Arsenal tercatat menguasai laga dengan peluang emas dari Rice dan Noni Madueke yang memaksa kiper Jose Sa bekerja ekstra keras.
Arsenal vs Wolverhampton Wanderers (Wolves) – Foto: Dok. Wolves

Titik Balik Lulusan Akademi

Saat pendukung tuan rumah mulai frustrasi, sebuah momentum lahir di menit ke-61.

  • Hugo Bueno melepaskan tembakan melengkung indah ke pojok atas gawang David Raya, gol pertamanya di Premier League yang sekaligus membakar semangat “Old Gold”.
  • Puncak drama terjadi di masa injury time. Sebuah miskomunikasi fatal terjadi di jantung pertahanan Arsenal saat David Raya dan Gabriel Magalhaes bertabrakan ketika mencoba menghalau umpan silang Mateus Mane.
  • Bola jatuh di kaki Tom Edozie yang dengan dingin melepaskan tembakan keras melewati sela kaki Riccardo Calafiori dan tiang gawang. Molineux pun meledak dalam kegembiraan.
Foto: Dok. Wolves

Usai laga, Manajer Wolves, Rob Edwards tak mampu menyembunyikan rasa bangganya terhadap fighting spirit anak asuhnya, terutama bagi sang debutan Edozie.

“Ini poin yang luar biasa. Setelah tertinggal dari salah satu tim terbaik di Eropa, menemukan cara untuk membalas adalah perasaan yang luar biasa. Rasanya seperti menang,” ujar Edwards dalam sesi konferensi pers dikutip dari Situs Resmi Wolverhampton Wanderers.

Ia juga menambahkan bahwa momen Edozie adalah bukti keberanian timnya, mempercayakan peran besar pada pemain muda di tengah situasi skuad yang tipis.

Skor imbang 2-2 di Molineux ini menjadi alarm bagi The Gunners yang tengah mengejar ambisi juara. Kesalahan komunikasi di menit akhir membuktikan bahwa celah sekecil apa pun di Premier League bisa berakibat fatal.

Bagi Wolves, satu poin ini adalah modal kepercayaan diri yang besar untuk menjauh dari zona bawah, sekaligus membuktikan bahwa Molineux tetap menjadi tempat yang angker bagi tim-tim besar. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *