Celta Vigo Bungkam Puluhan Ribu Suporter Fanatik PAOK Thessaloniki 2-1!

Europa League: Iago Aspas Runtuhkan kandang PAOK, Celta Vigo Selangkah Menuju 16 Besar

Thesaloniki, Yunani – Keangkeran Stadion Toumba akhirnya runtuh. Untuk pertama kalinya musim ini, PAOK Thessaloniki FC harus menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri.

PAOK ditekuk raksasa Spanyol, Celta Vigo, dengan skor 1-2 pada laga leg pertama playoff UEFA Europa League, pada Jumat (20/02/26) dinihari.

Dua gol kilat di babak pertama melalui sang kapten abadi, Iago Aspas dan bintang muda Williot Swedberg, menjadi pembeda kelas dalam laga ini.

Meski PAOK sempat membalas lewat Alexander Jeremejeff di babak kedua, Los Celestes sukses membawa pulang modal kemenangan krusial menuju leg kedua di Galicia pekan depan.

Dominasi Spanyol di Tanah Yunani

Mengandalkan visi bermain Iago Aspas, tim tamu berkali-kali membongkar pertahanan rapat PAOK yang dikawal eks bek Liverpool, Dejan Lovren.

  • Momen kunci terjadi pada menit ke-34. Miguel Roman melepaskan backheel cerdas yang mengecoh Magomed Ozdoyev, memberikan ruang bagi Iago Aspas untuk menaklukkan Antonis Tsiftsis dengan ketenangan luar biasa.
  • Sembilan menit berselang, giliran Williot Swedberg yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan tarik hasil kerja sama apik Roman dan Aspas.
  • Gol ketiga Celta oleh Sergio Carreira dianulir wasit, karena offside tipis di ujung babak pertama.

PAOK gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di 45 menit pertama, dan skor 2-0 bertahan hingga jeda turun minum.

Kebangkitan Terlambat Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, atmosfer Stadion Toumba sempat membara ketika tim tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Usaha tak kenal lelah Alexander Jeremejeff akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77.

Lewat sebuah tendangan voli akrobatik sambil merenggangkan badan, ia berhasil memperkecil ketertinggalan dan membangkitkan harapan publik Thessaloniki.

Namun, disiplinnya lini belakang Celta yang dikawal Ionuț Radu di bawah mistar gawang, memastikan tidak ada gol penyeimbang hingga laga usai.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Celta Vigo, yang sebelumnya gagal menang dalam lima laga beruntun. Sebaliknya, bagi PAOK, ini adalah alarm bahaya. Mereka kini tercatat hanya menang sekali dari empat laga terakhir. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *