Bogota, Kolombia – Kolombia menetapkan status darurat nasional setelah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 pada Senin 10 Agustus 2026.
Berdasarkan data BBC News Selasa 11 Agustus 2026, Bencana ala mini menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini telah menelan sedikitnya 132 korban jiwa dan melukai lebih dari 480 orang.
Pusat gempa tercatat berada di kedalaman 103 kilometer di Provinsi Chocó, dekat Desa San José del Palmar.
Getaran hebat ini dirasakan luas hingga ratusan mil melintasi wilayah barat Kolombia serta negara tetangga seperti Venezuela, Ekuador, dan Panama.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella langsung mengumumkan status bencana nasional guna mempercepat penanganan darurat.
Kebijakan ini memberikan kewenangan khusus bagi pemerintah untuk merelokasi anggaran demi evakuasi korban yang masih terjebak.
- Korban tewas dan kerusakan terparah terkonsentrasi di Kota Pereira dan wilayah kopi sekitarnya.
- Sebanyak 65 bangunan dilaporkan ambruk di Pereira, dengan korban terjebak di 15 titik reruntuhan.
- Otoritas penerbangan melaporkan kerusakan infrastruktur di sejumlah bandara regional termasuk Manizales dan Quibdó.
- Lebih dari 1.500 rumah mengalami kerusakan parah akibat guncangan keras yang dirasakan oleh sekitar 1,5 juta penduduk.

Dampak kehancuran juga meluas hingga Kota Cali dengan 32 bangunan runtuh, serta jatuhnya korban jiwa di Manizales.
Sejumlah saksi mata melaporkan kepanikan massal saat dinding retak dan puing-puing bangunan berjatuhan di jalanan.
Bantuan internasional mulai mengalir dari berbagai negara sahabat untuk mendukung proses evakuasi yang masih berlangsung.
Amerika Serikat, Uni Seluruh Eropa, dan El Salvador menyatakan kesiapan mengerahkan personel serta teknologi satelit.





