Bermitra Dengan SpaceX, Vietnam Ambil Langkah Besar Di Dunia Dirgantara!

SpaceX Akan Bekerja Sama Dengan VinSpace Dalam Misi Luar Angkasa Pada 2027 Mendatang

Hanoi, Vietnam – Perusahaan dirgantara asal Vietnam, VinSpace, secara resmi akan bekerja sama dengan raksasa transportasi luar angkasa milik Elon Musk, SpaceX.

Dalam kontrak yang diumumkan pada Selasa (11/08/26) tersebut, VinSpace akan menggunakan program “ride-share” milik SpaceX untuk meluncurkan beberapa satelit mereka pada 2027.

Program “ride-share” SpaceX kerap digunakan untuk membawa satelit dari beberapa pelanggan yang berbeda dalam satu roket, dimana segala biaya peluncuran akan dibagi oleh semua pihak.

“Kontrak dengan SpaceX merupakan langkah maju yang penting dalam strategi jangka panjang VinSpace, yang bertujuan untuk berkontribusi pada pengembangan ekosistem kedirgantaraan komersial di Vietnam, sambil menghubungkan Vietnam dengan rantai nilai ruang global.” Ujar CEO VinSpace, Vu Trong Thu, sebagaimana dikutip dari Al-Jazeera.

Dalam misi ini, VinSpace berharap bahwa satelit tersebut akan membantu perkembangan teknologinya di luar angkasa dan mendukung penerapan komersial di masa depan.

VinSpace, yang didirikan pada November 2025, merupakan bagian dari Vingroup, konglomerat swasta terbesar di Vietnam yang dirintis oleh Pham Nhat Vuong. Vingroup terlibat dalam berbagai bidang seperti real estate, edukasi, pelayanan kesehatan, hingga turisme.

Gerbang pabrik pembuat kendaraan elektronik VinFast di Thoothukudi, India – Foto: Dok. AP Photo (Rafiq Maqbool)

Pada Juli lalu, dalam ambisinya untuk menjadi raksasa ekonomi Asia, Vingroup memasuki pasar global dan mulai berinvestasi dalam teknologi canggih seperti kendaraan listrik, kecerdasaan buatan (AI), ruang angkasa, dan robotika.

Kerja sama ini dianggap sebagai sebuah langkah besar dalam upaya Vietnam untuk menembus dunia dirgantara internasional.

Sebelumnya, pada Maret lalu, Vietnam meresmikan sebuah pusat ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara di Hoa Lac High-Tech Park, Hanoi, yang memiliki tujuan untuk meluaskan pengembangan satelit negara dan penggunaan data berbasis ruang angkasa.

Vietnam sebelumnya sudah pernah meluncurkan sebuah satelit telekomunikasi, VINASAT-1, pada 2008. Sejak saat itu, mereka telah mengirim beberapa satelit menuju ruang angkasa. Meskipun demikian, Vietnam masih dianggap sebuah pemain kecil dalam dunia dirgantara internasional.

Ini bukan pertama kalinya Vietnam bermitra dengan SpaceX. Sebelumnya, pada Februari tahun ini, SpaceX menerima izin untuk meluncurkan layanan internet Starlink di negeri Asia Tenggara tersebut.

Untuk saat ini, baik VinSpace maupun SpaceX tidak mengungkapkan nilai kontrak mereka beserta spesifikasi dan jumlah satelit yang akan diluncurkan. (VT)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *