Gempa M7,7 Guncang Flores: 53 Meninggal

Ratusan rumah hancur dan ribuan warga mengungsi.

NTT – Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, hingga hari ini Minggu (16/8/2026)  hingga pukul 17.00 WIB telah menelan sedikitnya 53 korban jiwa dan memaksa sekitar 5.000 warga mengungsi.

Bencana yang terjadi pada Sabtu (16/8/2026) pagi tersebut berpusat di kedalaman 15 kilometer dan menjadi gempa paling mematikan di Indonesia sejak tahun 2022.

  • Korban Jiwa: Sebanyak 53 orang meninggal dunia, dengan wilayah Manggarai dan Manggarai Timur mencatat korban terbanyak.
  • Kerusakan Infrastruktur: Lebih dari 900 rumah serta fasilitas umum, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng, mengalami kerusakan parah akibat guncangan dan 341 kali gempa susulan.
  • Pengungsian: Sekitar 5.000 warga di Sikka dan Manggarai kehilangan tempat tinggal dan sebagian sempat mengungsi ke dataran tinggi akibat potensi tsunami.

Tim penyelamat gabungan hingga kini terus berjibaku menyisir reruntuhan bangunan serta membuka akses jalan di daerah pegunungan yang terisolasi akibat longsor.

“Kami mendengar bahwa bantuan medis akan segera dikirimkan, namun sampai sekarang belum ada yang tiba,” ujar Rista Mari, juru bicara Rumah Sakit Ruteng, kepada Awak Media.

Seorang Balita dirawat di samping tenda medis darurat di Maumere, Pulau Flores, 16/8/2026. (Foto AFP)

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pada keterangan Pers hari ini menjelaskan, Gempa susulan masih kerap terjadi , dan berdasarkan catatan, ada sebanyak 995 gempa susulan hingga pukul 15.00.

“Aktivitas gempa susulan masih terjadi hingga Minggu. Berdasarkan data BMKG sampai pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 995 gempa susulan,”ungkapnya pada laman akun YouTube BNPB Indonesia pada Minggu (16/8/2026).

Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang sangat rawan terhadap aktivitas seismik karena berada di jalur Cincin Api Pasifik.

Pulau Flores sendiri memiliki catatan sejarah kelam terkait bencana gempa, termasuk peristiwa gempa dan tsunami pada tahun 1992 yang menewaskan ribuan jiwa.

 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *