Sevilla, Spanyol – Setelah membuka musim baru La Liga dengan catatan sempurna, Real Madrid terpaksa menghentikan momentum emasnya pada Sabtu (05/09/26). Tanpa terduga, kunjungan Los Blancos menuju kandang Real Betis berakhir dengan air mata, setelah mereka dijinakkan dengan skor tipis 1-0.
Kekuasaan Real Madrid di tengah lapangan sudah terlihat jelas sejak detik-detik pertama pertandingan. Tanpa basa-basi, Los Blancos menggempur benteng pertahanan tuan rumah dengan serangan demi serangan.
Akan tetapi, dominasi tidak berarti apabila mereka tidak mampu menyelesaikan peluangnya. Meskipun tampil sebagai pihak yang lebih ganas, Real Madrid gagal menemukan jaring gawang Betis sebelum akhir babak pertama.
Dalam paruh kedua pertandingan, Betis tampaknya sudah menemukan kelemahan Los Blancos dan kini tampil lebih gigih di lini tengah. Ancaman Real Madrid mulai meredup, dan pada akhirnya, para pendatang digigit setelah Betis memecahkan kebuntuan pada menit ke-87.
- Troy Parrott mendiamkan seluruh pendukung Real Madrid yang mendatangi Estadio de La Cartuja setelah ia menuntaskan sundulan Nelson Deossa, yang pada awalnya ditangkis oleh Thibaut Courtois.

Waktu kini mendekati penutup pertandingan, namun, para penggemar sepak bola tentunya sudah tidak asing dengan magis Real Madrid yang sering meraih kemenangan dalam nafas terakhir.
Sayangnya, takdir kali ini tidak berpihak dengan Los Blancos. Dalam menit-menit terakhir, skuad asuhan Jose Mourinho tersebut memiliki dua peluang emas yang gagal dituntaskan menjadi sebuah gol.
Tepat setelah gol Parrott, gawang Betis dibobol oleh tendangan akrobatik Carlos Espí. Untungnya bagi Verdiblancos, gol tersebut dianulir oleh bendera offside.
Kesempatan terakhir Real Madrid untuk mengamankan setidaknya satu poin datang pada menit ke-90+3, ketika Vinicius Jr. dijatuhkan oleh Natan di dalam daerah berbahaya Betis.
Kylian Mbappe maju sebagai algojo penalti, tetapi Real Madrid hanya bisa menggelengkan kepala setelah Alvaro Valles membaca gerakan Mbappe dengan sempurna dan menyelamatkan tendangannya.
Sebuah kekecewaan mengejutkan dari Real Madrid, yang dalam dua laga sebelumnya memberikan penampilan dominan di hadapan Real Sociedad dan Malaga. Hasil tersebut memperpanjang “kutukan” Los Blancos di Estadio de La Cartuja, dimana mereka belum pernah menang sejak 2021 lalu.
“Terkadang anda kalah dan tidak tahu mengapa atau bagaimana menjelaskannya.” Ucap Jose Mourinho, sebagaimana dikutip dari situs resmi Real Madrid.
“Secara kolektif, tim bermain sangat baik di semua aspek. Secara individu, mereka juga bermain sangat baik. Saya tidak perlu mencela pemain mana pun atas sikap mereka; justru sebaliknya. Semua orang memberikan segalanya. Kami jelas pantas menang, tetapi pantas tidak memberi Anda poin.”
Untuk saat ini, Real Madrid masih menempati posisi kedua dalam papan klasemen. Akan tetapi, mereka tertinggal dibelakang Barcelona, yang memiliki keunggulan satu pertandingan dan memiliki peluang besar untuk melebarkan jaraknya dengan Los Blancos.
Disisi lain, berkat kemenangannya dalam pekan ini, Betis meluncur menuju posisi ketiga, tepat dibelakang Real Madrid dengan jumlah poin yang sama.
Kekalahan ini sayangnya datang tepat sebelum Real Madrid memulai perjalanannya di Champions League. Kini, Los Blancos harus memperbaiki kesalahannya dan mempersiapkan diri menjelang laganya melawan Inter Milan. (VT)
Hasil Lainnya La Liga
- Real Sociedad 0-0 Celta Vigo
Baca juga :





