Akses 40 KM Tarutung-Sibolga Dibuka, Bantuan Masuk

BNPB Berhasil Tembus Longsor, Logistik Sampai

Sibolga – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berhasil menembus jalur vital sepanjang 40 kilometer di ruas Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara, yang sebelumnya lumpuh total akibat longsor.

Pembukaan akses ini menjadi kunci percepatan distribusi bantuan logistik dan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bagi ribuan warga yang terisolasi di wilayah terdampak.

Langkah darurat ini dilakukan tim gabungan menggunakan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Jalur Krusial Terbuka, Distribusi Bantuan Dipercepat

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan bahwa upaya membuka jalur ini adalah prioritas utama. Jalur Tarutung-Sibolga merupakan urat nadi logistik utama di kawasan tersebut.

“Tim gabungan menggunakan alat berat untuk menembus jalur yang tertutup. Langkah ini krusial agar bantuan logistik dan evakuasi dapat segera menjangkau warga terdampak,” kata Suharyanto, dikutip Laman BNPB Indonesia  Senin (1/12/2025).

Pembukaan 40 km akses ini diharapkan mampu memecah kebuntuan pasokan yang selama ini terhambat parah.

12.000 Warga Terisolasi, Korban Mencapai 442 Jiwa

Meski akses utama mulai terbuka, BNPB mencatat tantangan besar masih menghadang. Beberapa titik jalur Tarutung-Sibolga, khususnya yang menuju desa-desa di Parmonangan dan Adiankoting, Tapanuli Utara, masih tertutup.

Kondisi tersebut menyebabkan lebih dari 12.000 warga terisolasi total dari bantuan dan proses evakuasi.

  • Keterisolasian ini dilaporkan memicu warga untuk mengambil sembako secara mandiri dari swalayan dan gudang sebagai upaya bertahan hidup.

Data terbaru BNPB per hari ini Senin (1/12/2025) juga menunjukkan dampak tragis bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat:

  • Korban Tewas: 442 orang
  • Korban Hilang: 402 orang

Normalisasi Jalan Terus Dikebut di Berbagai Ruas

Selain fokus pada Tarutung-Sibolga, BNPB bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) dan tim gabungan terus berupaya menormalisasi ruas jalan lain yang terputus di Sumatera.

  • Mandailing Natal: Jalur Singkuang-Tabuyung dan Batang Natal-Muara Batang Gadis.
  • Sumatera Utara: Jalan nasional Sibolga-Padangsidimpuan.
  • Aceh dan Perbatasan Sumut: Akses perbatasan Sumut-Aceh Tamiang dan jembatan Meureudu di Pidie Jaya-Bireuen masih mengalami kerusakan parah.

Ribuan Jiwa Mengungsi di Tapanuli hingga Sibolga

Operasi penanganan pengungsi juga terus dilakukan. Ribuan warga harus meninggalkan rumah mereka akibat bencana ini.

Data pengungsian yang dicatat BNPB tersebar di beberapa wilayah:

  • Tapanuli Utara: 3.600 jiwa
  • Tapanuli Tengah: 1.659 jiwa
  • Tapanuli Selatan: 4.661 jiwa
  • Kota Sibolga: 4.456 jiwa
  • Humbang Hasundutan: 2.200 jiwa
  • Mandailing Natal: 1.378 jiwa

BNPB memastikan bahwa seluruh tim gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan Kementerian PUPR, bekerja maksimal 24 jam untuk membuka jalur, menyalurkan bantuan, dan mengevakuasi warga yang terdampak.(NR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *