Riyadh, Arab Saudi – Pada Selasa (13/01/26), dua raksasa Arab Saudi, Al-Hilal dan Al-Nassr, akhirnya saling bertemu dalam laga Derby Riyadh.
Pertandingan kali ini bukan hanya sekedar pertemuan antara dua rival sekota. Laga ini merupakan sebuah langkah krusial yang memiliki dampak penting terhadap perjuangan Al-Hilal dan Al-Nassr, dalam lomba perebutan takhta klasemen SPL.
Al-Nassr, yang ingin mengembalikan dirinya di jalur kemenangan, sempat mengantongi keunggulan pertama berkat magis sang legenda, Cristiano Ronaldo.
Akan tetapi, segala harapan Al-Nassr untuk membawa pulang tiga poin secara perlahan musnah ketika Al-Hilal membalikkan keadaan di papan skor.
Pada akhirnya, kemenangan kali ini diambil oleh Al-Hilal, yang meraup hasil telak 3-1 dan lantas memperkuat statusnya sebagai pemimpin klasemen.
Al-Hilal 3-1 Al-Nassr

Meskipun bermain di kandangnya sendiri, Al-Hilal harus rela menyaksikan Al-Nassr mengklaim keunggulan pertama dalam kontes ini.
- Siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo yang bertanggung jawab sebagai pemecah kebuntuan skor.
- Ketika Kingsley Coman gagal mengendalikan umpan lambung Joao Felix, Ronaldo sudah siap mengambil alih bola tersebut dan dalam satu gerakan, merobek gawang tuan rumah dengan sebuah tendangan matang. (42’)
Berkat sang kapten, Al-Nassr memasuki jeda turun minum dengan kepala tinggi. Akan tetapi, ketika babak kedua dimulai, para pendatang berseragam kuning disambut oleh tanggapan tegas dari Al-Hilal, yang jelas tidak senang dengan ketertinggalannya.
Situasi di tengah lapangan lantas mengalami perubahan drastis, dimana selain kehilangan keunggulannya, Al-Nassr juga dipaksa menjalani sisa waktu pertandingan dengan 10 pemain.
- Malapetaka Ronaldo dan kawan-kawan berawal ketika Mohamed Simakan menjatuhkan Malcom di daerah terlarang.
- Al-Hilal langsung menerima tendangan penalti, yang dipercayakan kepada Salem Al Dawsari. Dengan nada dingin, kapten tuan rumah berhasil menggetarkan jaring gawang dan membatalkan keunggulan sang tamu. (57’)
Tiga menit kemudian, perjuangan Al-Nassr menjadi semakin sulit ketika kiper Nawaf Alaqidi dihukum dengan kartu merah, setelah ia bertengkar dengan Ruben Neves. Tim tamu lantas harus mengorbankan Angelo untuk memanggil kiper pengganti, Mubarak Al Buainain, dari bangku cadangan.
Meskipun kini memiliki keunggulan dalam jumlah pemain, Al-Hilal harus menunggu hingga penghujung pertandingan sebelum mereka akhirnya membalikkan keadaan di papan skor.
- Mohamed Kanno menjadi penyelamat nyawa tuan rumah, setelah ia sukses menuntaskan umpan lambung Ruben Neves tepat dari depan gawang. (81’)
Al-Nassr memiliki waktu singkat untuk menciptakan keajaiban comeback. Akan tetapi, segala harapan sang tamu untuk menarik kembali dirinya lenyap dalam sekilas mata, ketika Al-Hilal menerima penalti keduanya, berkat pelanggaran Abdullah Al Khaibari terhadap Al Dawsari.
- Untuk tendangan kali ini, Ruben Neves maju sebagai algojo di titik putih. Tentunya, Neves tidak menyia-nyiakan kesempatannya dan tanpa masalah, mengunci kemenangan Al-Hilal dari titik putih. (90+2’)
Reaksi Pasca Pertandingan
Kini, kedua kubu tersebut berada di sebuah situasi yang sangat jauh berbeda dengan satu sama lain.
Dengan hasil tersebut, Al-Hilal saat ini memiliki catatan 11 kemenangan secara beruntun di SPL. Dan tentunya, sang pemenang kini semakin nyaman di puncak klasemen dengan 38 poin.
Sementara itu, Al-Nassr masih menderita di mimpi buruknya. Tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat pertandingan terakhirnya merupakan rekor yang sangat mengenaskan bagi Al-Nassr, terutama ketika mengingat bahwa mereka membuka musim ini dengan 10 kemenangan beruntun di SPL.
Kini, Al-Nassr tertinggal di belakang Al-Hilal dengan selisih tujuh poin. Al-Nassr pun juga terancam turun ke posisi ketiga, apabila Al-Taawoun, yang memiliki jumlah poin yang sama, berhasil memenangkan pertemuannya pada pekan pertandingan ini.
Kekalahan ini jelas direnungkan oleh pelatih Al-Nassr, Jorge Jesus, yang sebelumnya pernah membimbing Al-Hilal, tepat sebelum ia mengambil jabatan untuk bekerja sama dengan Ronaldo.
Dilansir dari situs resmi Saudi Pro League, Jesus berbicara dengan terus terang mengenai kekurangan yang dimiliki oleh timnya.
“Para pemain Al Nassr kehilangan kendali dan hari ini membuktikannya. Kami selalu unggul dalam 10 pertandingan pertama, dengan 10 kemenangan.” ucap Jesus.
“Ketika tim mulai mengalami masalah, dengan (Sadio) Mane (yang bermain di AFCON 2025), dan (Mohamed) Simakan cedera, kami mulai kehilangan nilai dan kemudian beberapa kesalahan mulai muncul – seperti hari ini. Dan kami tidak boleh melakukan kesalahan seperti itu.”
Selanjutnya Di Saudi Pro League
Setelah pertemuan ini, Al-Hilal dan Al-Nassr hanya memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan diri menjelang laga berikutnya di SPL.
Al-Nassr akan kembali bermain di kandangnya untuk menerima kunjungan Al-Shabab. Sementara itu, Tabuk menjadi tujuan selanjutnya bagi Al-Hilal, dimana mereka telah ditunggu oleh Neom. (VT)
Hasil Lainnya Saudi Pro League
- Al-Ettifaq 1-2 Al-Khaleej
- Al-Hazem 3-2 Al-Najmah
Baca juga :





