Amerika ‘Terbakar’! Saat Militer Gempur Iran, Angin Santa Ana Hanguskan California

California Membara, Kebakaran Terbesar 2026, Petugas Berhasil Jinakkan Api

California, AS – Petugas pemadam kebakaran California, Amerika Serikat, berhasil mengendalikan sebagian besar kebakaran hutan terbesar di negara bagian itu sepanjang tahun 2026.

Dilansir dari The Guardians, kebakaran yang dikenal sebagai “Springs Fire” ini telah menghanguskan sekitar 4.176 hektar lahan di Riverside County, sejak terjadi pada Jumat pagi.

Berkat kerja keras kru darat dan bantuan serangan udara, api berhasil dijinakkan hingga 95%. Tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang dilaporkan hangus dalam insiden ini.

Kondisi cuaca ekstrem sempat menjadi tantangan utama. Angin Santa Ana yang kering dan kencang dengan kecepatan mencapai 50 mil per jam (mph) bertindak sebagai bahan bakar yang mempercepat penyebaran api.

Namun, penurunan intensitas angin dan peningkatan kelembapan udara, memberikan momentum bagi petugas untuk mengunci area kebakaran.

Amukan Angin Santa Ana

Kebakaran Springs pertama kali dilaporkan pada Jumat pukul 11.00 waktu setempat di Gilman Springs Road. Dalam hitungan jam, api melonjak drastis karena didorong angin Santa Ana yang bertiup dari timur.

Situasi ini memaksa penutupan fasilitas publik, termasuk Moreno Valley College, dan memicu perintah evakuasi bagi warga sekitar.

Meski api sempat mendekati pemukiman, efektivitas jalur pembatas kebakaran (containment lines) terbukti krusial.

  • Serangan Udara: Pesawat dikerahkan untuk menjatuhkan air dan bahan penghambat api (fire retardant).
  • Personel Darat: Sekitar 260 personel bahu-membahu memotong jalur api dan memasang selang di medan yang sulit.
  • Jalur Alami: Penggunaan jalur pacuan kuda (equestrian trails) di sekitar pemukiman memudahkan akses alat berat dan petugas ke titik api.
Foto: Dok. The Times

Tantangan Iklim di Tahun 2026

Juru Bicara Cal Fire, Terra Fernandez mengonfirmasi bahwa pertumbuhan api telah berhenti sepenuhnya.

Semua perintah evakuasi bagi warga Moreno Valley dan sekitarnya kini telah dicabut, menandakan situasi yang mulai kembali normal.

Menurut laporan The Guardians, di saat yang hampir bersamaan, Los Angeles County juga menghadapi “Crown Fire” yang menghanguskan 385 hektar lahan di wilayah Acton. Senada dengan Springs Fire, Crown Fire juga berhasil dikendalikan hingga 95%.

Meski ancaman besar telah berlalu, petugas tetap bersiaga di perimeter kebakaran untuk memantau sisa-sisa bara api agar tidak muncul titik api baru (hotspots).

Munculnya rangkaian kebakaran ini menjadi peringatan dini bagi otoritas California. Sepanjang tahun 2026, Cal Fire mencatat telah terjadi 504 kasus kebakaran lahan.

Kombinasi suhu udara yang di atas rata-rata serta kurangnya curah hujan, membuat lahan menjadi sangat rentan terbakar.

Angin Santa Ana, yang biasanya muncul secara periodik, kini memiliki dampak yang lebih destruktif karena kondisi kekeringan yang persisten.

Otoritas tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi kebakaran susulan di musim kering ini. (*)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *