Sevilla, Spanyol – Atletico Madrid membuktikan bahwa mereka memiliki daya tahan mental yang luar biasa.
Setelah dihajar Arsenal di Liga Champions pekan lalu, pasukan Diego Simeone langsung bangkit di kancah domestik dengan menumbangkan Real Betis 2-0 di Stadion La Cartuja pada Matchday 10 LaLiga.
Kemenangan ini bukan hanya mengamankan dua kemenangan beruntun di liga, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Atletico menjadi sembilan pertandingan.
Hasil positif itu juga membawa mereka melesat ke posisi keempat klasemen sementara.
Gol Kilat & Serangan Balik
Pertandingan yang mempertemukan dua tim dengan rekor defensif bagus ini, langsung dibuka dengan kejutan dari tim tamu.
- Gol (Menit ke-3): Belum sempat Betis mengatur napas, Atletico langsung memimpin. Berawal dari lemparan ke dalam jarak jauh, bola jatuh di tepi kotak penalti Betis.
- Giuliano Simeone, yang memanfaatkan celah, melepaskan tendangan voli kaki kiri yang melesat tajam, menjebol gawang Pau Lopez. Gol cepat ini, yang merupakan gol ketiga Giuliano musim ini, menjadi pukulan telak bagi tuan rumah.
Betis, yang memasuki laga dengan catatan delapan pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, berusaha keras menyamakan kedudukan.
Namun mereka justru harus kembali kebobolan melalui skema serangan balik cepat yang sarat kontroversi.
- Gol (Waktu Tambahan Babak I): Momen kontroversial terjadi saat Jan Oblak meninju tendangan bebas Betis. Wasit mengabaikan klaim penalti Betis, dan Julian Alvarez segera memimpin serangan balik kilat di sisi kanan.
- Umpan silang mendalamnya diterima oleh Alex Baena di sisi kiri kotak. Baena memotong ke dalam dan melepaskan tembakan roket tak terbendung ke sudut kanan atas gawang Betis, menggandakan keunggulan Atletico 2-0 saat jeda.
Dominasi Pertahanan Simeone
Memasuki babak kedua, Betis mencoba meningkatkan kreativitas mereka. Masuknya gelandang Argentina, Giovani Lo Celso, terbukti efektif dalam menambah daya gedor tuan rumah.
Namun, di bawah asuhan El Cholo Simeone, Atletico Madrid kembali menunjukkan ciri khas terbaik mereka, yaitu pertahanan yang solid.
- Ketenangan Oblak: Meskipun Betis berkali-kali menekan melalui Lo Celso, kiper Jan Oblak tampil tenang dan mampu mementahkan semua ancaman yang datang.
- Rekor Pertahanan: Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Atletico sudah melupakan kekalahan telak Liga Champions. Fokus penuh pada LaLiga terbukti membuahkan hasil, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi sembilan pertandingan sejak kekalahan di hari pembukaan melawan Espanyol.
Dengan tambahan tiga poin, pasukan Simeone kini mengoleksi 19 poin, dan menduduki peringkat keempat klasemen sementara.
Atletico kini tertinggal delapan poin di belakang pemuncak klasemen, Real Madrid. Sementara Real Betis tetap berada di posisi keenam, dan kekalahan ini menghentikan laju positif mereka yang sebelumnya impresif.
Hasil ini semakin membuat persaingan gelar LaLiga tetap panas. Atletico Madrid membuktikan bahwa mereka telah kembali, dan persaingan ini baru saja dimulai. (*)
Baca juga :





