Barcelona Unggul, Terlena, Pinalti Yamal Gagal, Lalu Hancur Lewat Comeback Girona!

La Liga: Drama Tiang Gawang & Takhta La Liga Melayang ke Madrid, Setelah Kalah 1-2 Dari Girona

Girona, Spanyol – Puncak klasemen La Liga resmi berganti penguasa, FC Barcelona terpaksa menyerahkan takhta kepada Real Madrid.

El Barca ditundukkan Girona 1-2 dalam Catalan Derby yang dramatis di Stadion Montilivi, Selasa (17/02/26) dinihari.

Meski sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Pau Cubarsi, efektivitas tuan rumah dan kegagalan penalti Lamine Yamal menjadi pembeda dalam laga yang diwarnai ketegangan tinggi hingga menit akhir.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak kedua bagi Blaugrana dalam sepekan terakhir. Pasukan Hansi Flick kini harus tertinggal poin dari sang rival abadi.

Sementara Girona merayakan kemenangan bersejarah, yang menjauhkan mereka dari jerat papan bawah klasemen.

Penalti & Tiang Gawang

Sejarah pertandingan mungkin akan tertulis berbeda, jika Lamine Yamal berhasil menuntaskan tugasnya di babak pertama.

Setelah Dani Olmo dijatuhkan secara kasar di kotak terlarang, Yamal maju sebagai algojo. Namun, sepakan bintang muda tersebut justru menghantam tiang gawang, menambah daftar panjang peluang terbuang di paruh pertama.

Sektor penyerangan sebenarnya tampil menjanjikan dengan kembalinya Raphinha dari cedera. Pemain asal Brasil ini beberapa kali mengancam gawang Paulo Gazzaniga, dan kembali digagalkan tiang gawang.

  • Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Berawal dari umpan matang Jules Kounde, bek muda Pau Cubarsi melepaskan sundulan terukur ke pojok atas gawang Girona.
  • Skor 1-0 untuk Barcelona sempat menghidupkan harapan para Culer.
  • Namun, euforia tersebut hanya bertahan sekejap. Nyaris sesaat setelah kick-off dimulai kembali, Girona membalas lewat skema serangan cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh Thomas Lemar.
  • Dalam waktu kurang dari 120 detik, kendali permainan yang dipegang Barca menguap begitu saja, dan skor kembali imbang 1-1.

Kontroversi VAR & Akhir Kacau

Petaka sesungguhnya bagi tim tamu datang empat menit sebelum waktu normal berakhir. Dalam sebuah kemelut di depan gawang, Fran Beltran berhasil menyambar bola liar untuk membawa Girona unggul 2-1.

Gol ini menuai protes keras dari pemain Barca, karena adanya dugaan pelanggaran terhadap Kounde dalam proses terjadinya gol, namun wasit dan VAR tetap mengesahkan gol tersebut.

Memasuki masa injury time, suasana Montilivi berubah menjadi medan perang. Joan Garcia meninggalkan gawangnya dan bermain sebagai penyerang tengah untuk membantu serangan.

Sundulan Robert Lewandowski sempat menggetarkan jala lawan, namun dianulir karena offside. Joel Roca diusir keluar lapangan, setelah melakukan terjangan berbahaya kepada Lamine Yamal.

Kekalahan 2-1 ini bukan sekadar hilangnya tiga poin, melainkan hilangnya momentum besar Barcelona di perburuan gelar La Liga.

Montilivi malam itu menjadi saksi bahwa gairah dan determinasi tim underdog, mampu meruntuhkan dominasi raksasa yang sedang goyah. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *