London, Inggris – Malam Eropa di Emirates Stadium selalu punya cerita, namun kali ini terasa seperti sebuah masterpiece.
Arsenal resmi mengamankan tiket perempat final Liga Champions setelah menumbangkan perlawanan sengit Bayer Leverkusen dengan kemenangan 2-0 (agregat 3-1), pada Rabu (18/03/26) dinihari.
Gol roket Eberechi Eze dan tendangan presisi Declan Rice menjadi pembeda, dalam laga yang didominasi total oleh Meriam London.
Arsenal kini mencatatkan rekor 100 persen kemenangan kandang di kompetisi Eropa musim ini, sekaligus memastikan kemunculan mereka di babak delapan besar untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Lautan Peluang & Keberuntungan Lawan
Sejak kembang api sebelum laga meredup, Arsenal langsung tancap gas. Lini pertahanan Leverkusen dipaksa bekerja ekstra keras dalam 15 menit pertama.
Leandro Trossard hampir saja membuka keran gol jika tembakan rendahnya tidak melebar tipis, sementara Gabriel terus menebar ancaman lewat situasi bola mati.
Kiper Leverkusen, Jani Blaswich, sempat menjadi pahlawan sementara dengan serangkaian penyelamatan akrobatik, termasuk saat menggagalkan tembakan melengkung Trossard yang mengarah tepat ke pojok atas gawang.
Namun, gempuran 21 percobaan ke gawang yang dilancarkan anak asuh Mikel Arteta hanyalah masalah waktu sebelum pertahanan tim tamu runtuh.
- Dibutuhkan sesuatu yang tidak masuk akal untuk menaklukkan kiper sesigap Blaswich, dan Eberechi Eze memberikan jawabannya di menit ke-36.
- Menerima bola dengan posisi membelakangi gawang di luar kotak penalti, Eze melakukan satu putaran elegan sebelum melepaskan tembakan meriam dengan kaki kanannya. Bola meluncur deras, membuat kiper lawan hanya bisa terpaku melihat jala gawangnya bergetar.
Babak pertama ditutup dengan statistik dominan: 12 tembakan, 7 tepat sasaran, dan keunggulan mental yang mutlak. Agresivitas taktik Mikel Arteta yang tidak memberikan ruang bernapas bagi lawan, kembali dimulai setelah restart.
- Inisiatif Rice: Gol kedua di menit ke-63 membuktikan kedewasaan Declan Rice dalam membaca permainan; ia memotong bola liar di tengah, merangsek maju, dan menghujamkan bola ke pojok bawah.
- Benteng David Raya: Meski dominan, Arsenal tetap waspada. Penyelamatan David Raya di menit-menit akhir memastikan gawang mereka tetap suci (clean sheet).
- Rekor Kandang Sempurna: Emirates Stadium tetap menjadi benteng yang mustahil ditembus di kancah Eropa musim ini.
Perjalanan masih panjang. Arsenal kini dijadwalkan terbang ke Lisbon untuk menghadapi Sporting CP pada laga leg pertama perempat final.
Keberhasilan Sporting menyingkirkan Bodo/Glimt dengan comeback 5 gol, menjadi sinyal bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan.
Namun, sebelum memikirkan perempat final, fokus The Gunners harus segera beralih ke Wembley, karena raksasa Manchester City sudah menanti mereka di laga final Carabao Cup. (*)
Baca juga :





