Monza, Italia – Untuk kedua kalinya secara beruntun, Inter Milan berhasil mencapai babak semifinal Coppa Italia.
Nerazzurri menjadi tim pertama yang memastikan kehadirannya dalam babak berikutnya, usai menekuk Torino dengan skor tipis 2-1, pada Kamis (05/02/26).
Inter, yang harus bermain di U-Power Stadium selagi kandangnya, San Siro, sedang dipersiapkan untuk Olimpiade musim dingin, menguasai sebagian besar jalan pertandingan dalam babak pertama ini.
Akan tetapi, meskipun memiliki beberapa kesempatan bagus di depan gawang Torino, Inter baru bisa memecahkan kebuntuan skor tidak lama setelah melewati setengah jam waktu pertandingan.
- Menit 35: Issiaka Kamate, yang menjalani debut seniornya bersama Nerazzurri, menyajikan sebuah umpan silang matang yang dipandu ke dalam gawang Torino oleh sundulan Ange-Yoan Bonny.
Usai mempertahankan keunggulannya hingga jeda turun minum, Inter langsung melebarkan selisih skornya dengan Torino hanya dua menit setelah kick off babak kedua.
- Menit 47: Dari bagian kanan kotak penalti, Marcus Thuram mengirim umpan tajam yang sigap dituntaskan oleh rentangan kaki Andy Diouf.
Berkat gol tersebut, Inter memiliki ruang nafas lega di dalam papan skor. Akan tetapi, meskipun kini tertinggal 2-0 Torino masih belum menyerah dan mulai meningkatkan tempo permainannya.
Upaya Il Toro menghasilkan buah manis tepat sebelum satu jam pertandingan, ketika mereka sukses memotong jaraknya dengan Nerazzurri menjadi 2-1.
- Menit 57: Sandro Kulenovic menyambut umpan Marcus Pedersen dengan sebuah sundulan jitu dari jarak dekat.

Dengan selisih skor kedua kubu yang kini kembali menipis, Torino bermain dengan semangat yang lebih tinggi. Inter sendiri, meskipun mulai bermain dengan tempo yang lebih lambat, masih menjaga kepala dingin dan mampu menangani segala ancaman Il Toro.
Namun, pada menit ke-74, Inter sempat terguncang ketika gawangnya dibobol oleh Torino untuk kedua kalinya. Untungnya bagi pasukan Nerazzurri, gol tersebut dianulir oleh sang wasit, setelah dinyatakan offside.
Momen tersebut menjadi pelajaran keras bagi Inter, yang mempererat barisan pertahanannya dan pada akhirnya sukses menjaga keunggulan skor hingga penutupan pertandingan.
Dengan punggung yang kini ringan tanpa beban, Inter pulang dengan senyum lebar dan hanya perlu menunggu babak semifinal mendatang, yang akan digelar mulai dari Maret.
“Torino selalu menjadi lawan yang sulit, tetapi kami senang bisa lolos ke fase berikutnya,” ucap Ange-Yoan Bonny, salah satu pencetak skor Inter Milan, kepada Sport Mediaset. “Dalam pertandingan seperti ini, Anda harus berjuang, dan kami senang telah melakukannya.”
Inter akan berhadapan melawan Napoli atau Como dalam babak selanjutnya. Tetapi, selagi menunggu identitas lawan mereka, skuad Nerazzurri kembali mengalihkan fokusnya menuju tugas mereka di panggung Serie A.
Dalam pertemuan berikutnya, Sassuolo akan menjadi tantangan terbaru bagi Inter, dalam upayanya untuk mempertahankan takhta klasemen Liga Italia. (VT)
Baca juga :





