Hamburg, Jerman — Awal musim Bundesliga yang seharusnya menjadi pesta bagi Borussia Dortmund justru berakhir dengan rasa pahit.
Di markas St. Pauli, Die Borussen harus rela berbagi angka dalam laga yang penuh drama, dengan skor akhir 3-3 pada Minggu (24/08/25).
Kemenangan yang sudah berada di depan mata lenyap di menit-menit akhir, meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pemain dan staf pelatih.
Sejak peluit pertama berbunyi, Dortmund terlihat menguasai permainan. Namun, dominasi penguasaan bola tidak lantas membuat mereka mudah menembus pertahanan St. Pauli.
Meskipun demikian Die Borussen memiliki kesulitan untuk menembus kotak penalti tim tuan rumah, dalam 15 menit pertama.
Justru tim tuan rumah yang berhasil menciptakan peluang pertama, meskipun kiper Gregor Kobel masih sigap menjaga gawangnya.
Momen Kunci Mengubah Segalanya
Dortmund baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-34 lewat sundulan Serhou Guirassy, yang memanfaatkan umpan silang.
- 34′ GOL (Dortmund): Umpan silang Marcel Sabitzer berhasil disundul Serhou Guirassy menuju ke dalam gawang St. Pauli, yang akhirnya memecahkan kebuntuan antara kedua kubu.
- 36′ Penalti (Dortmund): Guirassy nyaris menggandakan keunggulan dua menit kemudian, namun tendangan penaltinya berhasil digagalkan oleh Kiper Nikola Vasilj. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, pertandingan semakin sengit. St. Pauli berhasil menyamakan kedudukan, tetapi tak lama kemudian Dortmund kembali menjauh dengan dua gol tambahan.

- 50′ GOL (St. Pauli): Lima menit usai turun minum, Andreas Hountondji menyamakan skor 1-1 setelah menerima umpan silang dari Danel Sinani.
- 67′ GOL (Dortmund): Tembakan Waldemar Anton yang menyenggol salah satu pemain St. Pauli, berbelok arah dan masuk ke gawang lawan untuk membuat skor menjadi 2-1.
- 74′ GOL (Dortmund): Tujuh menit berselang, Julian Brandt mencetak gol indah setelah menerima umpan terobosan dari Pascal Grob, sehingga menjauhkan skor menjadi 3-1.
Hingga menit ke-80, kemenangan seolah sudah pasti menjadi milik Dortmund, namun sepakbola seringkali menyimpan kejutan yang tak terduga.
- 85′ Kartu Merah (Dortmund): Bencana bagi Dortmund terjadi lima menit jelang waktu normal usai, setelah wasit mengikuti keputusan VAR. Filippo Mane diusir keluar lapangan karena menjatuhkan pemain lawan, Abdoulie Ceesay di kotak penalti.
- 86′ GOL Penalti (St. Pauli): Sang eksekutor Danel Sinani pun tidak menyia-yiakan kesempatan hadiah penalti, dan berhasil mengkoversi menjadi gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
- 89′ GOL (St. Pauli): Pahlawan penyelamat datang! Eric Smith mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit krusial, dan skor menjadi 3-3. Tendangannya yang berhasil menembus sudut kiri gawang memastikan St. Pauli untuk setidaknya mengakhiri pertemuan ini dengan satu poin.

Usai pertandingan, Pelatih Dortmund, Niko Kovac tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa timnya tidak tampil dengan fokus penuh. Kovac mengatakan:
“Kami tidak sefokus yang saya harapkan selama 90 menit penuh. Kami tidak berjuang sekuat tenaga seperti yang seharusnya kami lakukan di St. Pauli. Itulah mengapa kami harus puas dengan poin ini pada akhirnya. Hari ini adalah hari di mana kami tidak pantas mendapatkan lebih dari satu poin,” ujar Kovac dikutip dari Sky Sports.
Hasil imbang ini menjadi pelajaran berharga bagi Dortmund. Mereka akan memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan pertama saat menghadapi Union Berlin di Signal Iduna Park.
Dukungan dari para suporter setia di kandang juga diharapkan dapat memotivasi mereka untuk bangkit, dan kembali ke jalur kemenangan. (VT)
Baca juga :





