Definisi Mantan Paling Jahat! Leverkusen Dihancurkan Arsenal Lewat Penalti Havertz

Champions League: Kai Havertz Bungkam BayArena, Selamatkan Muka Arsenal 1-1 Dari Kekalahan Perdana

Leverkusen, Jerman – Drama terjadi di BayArena pada Kamis (12/03/26) dinihari, ketika mantan “anak emas” Bayer Leverkusen, Kai Havertz, datang sebagai pahlawan bagi Arsenal yang bermain imbang 1-1 versus Bayer Leverkusen.

Lewat eksekusi penalti dingin Havertz memastikan laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions berakhir imbang 1-1, sekaligus menjaga nafas The Gunners untuk tetap di jalur juara.

Rekor Sempurna Terhenti

Selama fase grup hingga babak 16 besar, Arsenal memiliki satu statistik gila: mereka tidak pernah tertinggal satu menit pun dari lawan. Namun, keangkeran pertahanan Arsenal luluh lantah hanya dalam 45 detik awal babak kedua.

  • Melalui skema sepak pojok Alejandro Grimaldo, kapten Leverkusen Robert Andrich berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola melewati David Raya.
  • Gol ini bukan hanya mengejutkan, tapi juga menjadi tamparan keras bagi taktik Mikel Arteta yang sempat mendominasi babak pertama lewat peluang mistar gawang Gabriel Martinelli.

Saat suporter tuan rumah mulai bersiap merayakan kemenangan, takdir berkata lain. Masuknya Noni Madueke dan Kai Havertz dari bangku cadangan menjadi game changer.

  • Madueke yang lincah dipaksa jatuh di area terlarang, memicu pengecekan VAR yang memakan waktu lama.
  • Di tengah intimidasi pemain Leverkusen dan kebisingan BayArena, Kai Havertz melangkah maju. Pemain yang menghabiskan 10 tahun di klub ini menunjukkan profesionalisme luar biasa. Dengan satu tendangan tenang, ia menaklukkan Janis Blaswich.

Gol ini menjadikannya pemain Inggris (berdasarkan klub) paling produktif dalam enam laga terakhir UCL dengan keterlibatan tujuh gol.

Hasil 1-1 ini membuat leg kedua di Stadion Emirates minggu depan menjadi laga “hidup mati”. Arsenal membawa modal kepercayaan diri tinggi, karena berhasil menghindari kekalahan di menit-menit akhir.

Sementara Leverkusen harus memecahkan kutukan mereka, yang belum pernah lolos dari babak 16 besar setiap kali bermain imbang pada leg pertama. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *