Dikte Permainan Selama Satu Jam, Nice Justru Berlutut di Hadapan Tembok Lyon

Ligue 1: Nasib Tragis OGC Nice, Dominasi Lyon Namun Pulang Tanpa Angka, Kalah 0-2

Lyon, Prancis OGC Nice harus menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Olympique Lyonnais pada laga penutup pekan ke-22 Ligue 1 di Groupama Stadium.

Meski mendominasi permainan selama lebih dari satu jam, efisiensi mematikan tuan rumah lewat gol Corentin Tolisso dan Noah Nartey menjadi pembeda yang menghukum “Le Gym” (julukan Nice).

Kekalahan ini terasa tidak adil bagi anak asuh Claude Puel, yang tampil jauh lebih agresif sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini memperpanjang rekor gila Lyon menjadi 13 kemenangan beruntun, sementara Nice harus tertahan di posisi ke-14 klasemen.

Walaupun gagal membawa poin, Nice menunjukkan peningkatan performa signifikan yang memberikan harapan bagi para pendukungnya untuk menjauh dari zona bahaya degradasi.

Agresi Tak Membuahkan Hasil

Pertandingan dimulai dengan drama ketika bintang Nice, Elye Wahi, harus ditarik keluar di menit pertama akibat cedera pergelangan kaki.

Namun, kehilangan striker utama tidak membuat Les Aiglon, julukan lain Nice, patah arang. Sebaliknya, mereka tampil mengancam dan membuat lini pertahanan Lyon yang sedang on-fire ketar-ketir.

Pemain muda Kail Boudache hampir saja mencatatkan namanya di papan skor melalui dua peluang emas di babak pertama. Begitu pula dengan Sofiane Diop yang tampil memukau di lini tengah.

Namun, ketangguhan kiper Lyon, Dominik Greif, menjadi tembok tebal yang tak kunjung runtuh.

Efisiensi Lyon Mematikan

Ironi sepakbola terjadi tepat di masa injury time babak pertama. Setelah Nice memborbardir pertahanan tuan rumah tanpa hasil, Lyon justru mencetak gol lewat tembakan tepat sasaran pertama mereka.

  • Corentin Tolisso melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-0 pada menit ke-45+1, sebuah gol yang lahir benar-benar di luar arus permainan (against the run of play).

Memasuki babak kedua, kapten Dante dan kawan-kawan menolak menyerah. Mereka terus mendikte permainan dan mengurung Lyon.

  • Namun, petaka kembali datang lewat serangan balik kilat. Noah Nartey menggandakan keunggulan Lyon pada menit ke-64, sesaat setelah adanya insiden benturan kontroversial di kotak penalti Lyon yang diabaikan wasit.

Kekalahan ini memang terasa “kejam” dan “tidak adil”, namun ada aura optimisme yang dibawa pulang oleh Le Gym. Sejak pergantian kalender tahun ini, permainan Nice terus berevolusi ke arah yang lebih positif. (*)

Hasil Lainnya Ligue 1 :

  • Le Havre vs Toulouse: 2-1
  • Lorient vs Angers: 2-0
  • Metz vs Auxerre: 1-3

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *