Anggaran Tak Turun, Joao Angelo Angkat Kaki dari Kursi Dirut Agrinas

Dirut Agrinas: "Dukungan anggaran sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih nol"

Jakarta – Kejutan terjadi di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan. Joao Angelo De Sousa Mota resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, tepat enam bulan setelah dirinya memimpin.

Padahal, perusahaan ini diharapkan menjadi motor penggerak program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Alasan Joao cukup mengejutkan. Ia mengaku tak mampu berkontribusi pada target besar Presiden Prabowo lantaran minimnya dukungan, terutama dalam hal anggaran.

“Keseriusan presiden dalam mendukung menggerakkan upaya untuk kedaulatan pangan ini tidak didukung sepenuhnya oleh stakeholder dan pembantu-pembantunya, sehingga kami tak dapat dukungan maksimal langkah-langkah nyata, termasuk dukungan anggaran, sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih nol,” kata Joao dalam konperensi pers.

Sebelumnya, Danantara selaku pemegang saham perusahaan direncanakan akan menyuntikkan modal Rp 3 Triliun, untuk operasional PT Agrinas Pangan Nusantara.

Namun enam bulan memimpin, Joao menghadapi proses administrasi yang berbelit-belit. Hal ini membuat berbagai rencana strategis mandek.

Dia lantas mencontohkan betapa berbelitnya birokrasi di Danantara. Meskipun PT Agrinas Pangan sudah tiga kali menyerahkan studi kelayakan atau feasibility study untuk sebuah rencana proyek, belum juga disetujui karena berbagai alasan.

“Sehingga sampai hari ini dimintakan lagi FS yang mungkin ketiga atau keempat kali kita serahkan itu,” kata Joao.

Joao mengakui proses administrasi yang panjang dan bertele-tele itulah yang membuat dirinya terpaksa mengundurkan diri.

“Pengunduran ini bentuk tanggung jawab saya, saya malu memimpin 6 bulan, dan tak bisa berkontribusi,” ujarnya.

Joao juga memohon maaf kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan amanah tersebut.

Keputusan Joao mundur membuka tanda tanya, bagaimana nasib target swasembada pangan yang digadang-gadang sebagai salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo ? (Ep)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *