Drama Tengah Malam: Bakamla Tangkap 5 Terduga Perompak Batu Bara Bersenjata Golok!

Bakamla RI 'Indonesia Coast Guard' Gagalkan Perompakan di Jalur Vital Batu Bara Kalimantan Timur

Balikpapan – Aksi cepat dan tanggap aparat keamanan laut Indonesia, berhasil menggagalkan dugaan perompakan di perairan vital Kalimantan Timur.

KN Pulau Marore-322 yang diawaki personel Bakamla RI (Indonesia Coast Guard) mengamankan 5 terduga pelaku perompakan, terhadap kapal tugboat (TB) Kingston 818 dan tongkang Asiabay 106 pada Kamis (16/10/2025) dinihari.

Peristiwa dramatis ini bermula pada saat Nakhoda TB Kingston 818, Sodikin, mengirimkan laporan darurat melalui radio.

Ia melaporkan bahwa dua kapal kayu mendekat dengan gelagat yang sangat mencurigakan, di perairan Kalimantan Timur.

Menyadari ancaman perompakan, nakhoda TB Kingston 818 segera mengubah haluan dan menambah kecepatan kapal, untuk menyelamatkan diri dan muatan batu bara yang dibawanya.

Merespons laporan tersebut, Komandan KN. Pulau Marore-322, Letkol Bakamla Adi Poetra Sitanggang langsung memerintahkan kapalnya bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak sekitar 13,5 nautical mile.

Amankan Pelaku & Barang Bukti

Hanya berselang satu jam, tim Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) Bakamla RI berhasil melacak dan mengamankan satu kapal kayu berwarna biru bernama KM. Bunga Lestasi 03, yang diduga kuat terlibat dalam upaya perompakan tersebut.

Dari kapal tersebut, petugas mengamankan lima orang terduga pelaku. Pemeriksaan awal juga menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan rencana kejahatan di laut:

  • Lima orang terduga pelaku, berinisial: W (40), N (22), Z (38), A (21) dan M (33).
  • Dua buah golok.
  • Tujuh sekop (diduga untuk memindahkan muatan curian).
  • Tiga unit telepon genggam.

Seluruh terduga pelaku, bersama kapal KM. Bunga Lestasi 03, kini diamankan di atas KN. Pulau Marore-322 untuk proses lebih lanjut.

Foto: Dok. Humas Bakamla RI

Sementara itu, nakhoda TB Kingston 818 dan seluruh ABK-nya dinyatakan selamat dan telah memberikan keterangan awal kepada petugas Bakamla RI.

“Upaya cepat dan tanggap personel di lapangan menunjukkan kesiapsiagaan Bakamla RI dalam menjaga keamanan maritim dari segala bentuk ancaman kejahatan di laut,” ujar Letkol Bakamla Adi Poetra Sitanggang.

Keberhasilan operasi ini mendapat apresiasi langsung dari pimpinan tertinggi. Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah memuji kecepatan dan profesionalisme anggotanya.

“Keberhasilan KN. Pulau Marore-322 ini menjadi bukti nyata kecepatan respon dan profesionalisme aparat Bakamla RI di lapangan. Kami akan terus memperkuat patroli laut, meningkatkan koordinasi, dan menegakkan hukum demi terciptanya laut Indonesia yang aman dan berdaulat,” ujar Laksdya Irvansyah.

Saat ini, Bakamla RI tengah berkoordinasi dengan Unit Penegakan Hukum mereka, untuk memulai proses pemeriksaan dan menindaklanjuti kasus ini secara hukum terhadap para terduga pelaku.

Pengamanan jalur pelayaran di Kalimantan Timur dari ancaman perompakan, menegaskan komitmen Bakamla RI untuk menjaga kedaulatan dan keamanan maritim, khususnya di wilayah-wilayah rawan kejahatan laut.

Aksi sigap tim KN. Pulau Marore-322 pada malam itu bukan sekadar penangkapan, melainkan deklarasi bahwa laut Indonesia adalah teritori yang aman bagi kapal dagang, sejalan dengan visi Bakamla RI, yaitu siap mengamankan laut Indonesia mewujudkan Indonesia maju. (GR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *