Endrick & Lyon: Pasangan Di Surga! Usai Borong Hattrick, Sang Pemuda Brasil Ukir Sejarah Baru!

Ligue 1: Endrick Menjadi Bintang Utama Dalam Kemenangan Meriah Lyon Atas Metz

Longeville-les-Metz, Prancis – Kunjungan Olympique Lyon menuju markas Metz pada pekan pertandingan Liga Prancis berjalan dengan sangat manis.

Tanpa belas kasihan, pasukan Les Gones mempermalukan sang tuan rumah di kandangnya sendiri dengan skor miring 5-2.

Meskipun mendatangi pertemuan ini tanpa beberapa pemain kunci yang absen akibat cedera, Lyon tetap memperkenalkan dirinya dengan penampilan tajam di depan gawang Metz.

Lantas, bukan sebuah kejutan ketika para pendatang sudah memborong keunggulan pertama dengan dua gol dalam rentang waktu lima menit.

  • 11’: Keran gol Lyon dibuka oleh Endrick, yang menuntaskan umpan silang Corentin Tolisso dengan sebuah penyelesaian matang tepat di hadapan kiper Jonathan Fischer.
  • 16’: Tidak lama kemudian, Robert Kluivert menggandakan keunggulan Les Gones. Dengan rentangan kaki kirinya, Kluivert berhasil memandu umpan Khalis Merah ke dalam gawang Metz.

Berkat kedua gol tersebut, Lyon kini menguasai jalan pertandingan. Dengan Les Gones yang tampil tangguh baik di bagian depan maupun di lini belakang, Metz memiliki kesulitan untuk menciptakan momen berarti di tengah lapangan.

Tepat setelah setengah jam waktu pertandingan, Lyon mengantongi gol ketiganya dalam pertemuan ini. Tetapi, Metz memiliki kesempatan untuk memotong selisih skor antara kedua kubu.

  • 32’: Tembakan datar Tyler Morton dari luar kotak penalti sukses melewati para pemain Metz dan menghantam targetnya di dalam gawang sang tuan rumah.
  • 34’: Ironisnya, gol balasan Metz datang dari blunder fatal Robert Kluivert. Dalam upayanya untuk memberikan umpan kepada rekannya, Kluivert justru mengoper bola tepat kepada Koffi Kouao.
  • Kouao, yang dipersembahkan dengan sebuah kesempatan emas, langsung menggiring bola menuju gawang Lyon dan sukses menaklukkan kiper Dominik Greif.

Kesalahan memalukan tersebut langsung diperbaiki oleh Lyon, yang tetap bermain dengan kepala tinggi dan selalu mempertahankan dominasinya hingga penghujung babak pertama, dimana mereka melebarkan jaraknya dengan Metz menjadi 4-1.

  • 45+1: Tyler Morton mengirim sebuah umpan tajam kepada Endrick, yang memiliki ruang luas di sisi lapangan Metz.
  • Dengan barisan pertahanan Metz yang masih berada di luar posisinya, Endrick menerjang wilayah belakang tuan rumah tanpa banyak perlawanan.
  • Ketika ia berhadapan satu lawan satu dengan Fischer, Endrick menyelipkan bola melewati sang kiper tanpa banyak masalah.

Meskipun baru memasuk jeda pergantian babak, kemenangan sepertinya sudah aman di tangan para pendatang.

Akan tetapi, Metz, yang berhadapan dengan tantangan berat, tetap melanjutkan pertandingan dengan tempo agresif. Sang tuan rumah memberikan perlawanan yang patut dipuji, terutama ketika upaya mereka menghasilkan buah manis pada satu jam waktu pertandingan.

  • 64’: Selisih skor berkurang menjadi 4-2, setelah umpan matang Koffi Kouao disambar oleh sentuhan kaki Habibou Diallo.

Perjuangan Metz masih sangat panjang, tetapi, ujian tersebut tidak mematahkan semangat tuan rumah, yang terus menekan pertahanan Lyon.

Sayangnya, harapan Metz untuk menciptakan keajaiban comeback musnah dalam penghujung pertandingan, ketika Giorgi Abuashvili melanggar Endrick di daerah terlarang.

  • 87’: Hadiah penalti Lyon dipercayakan kepada Endrick, yang tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menuntaskan koleksi hattricknya dalam laga ini.

Penyelesaian brilian Endrick dari titik putih menjadi aksi terakhir dalam pesta meriah Lyon di Stade Saint-Symphorien.

Berkat kemenangan memukau tersebut, Lyon menjaga harapannya di posisi keempat papan klasemen, dimana Les Gones kini hanya tertinggal dua poin di belakang Marseille.

Endrick – Foto: Dok. Olympique Lyon (Lyubomir Domozetski)

Tentunya, satu nama yang menjadi bahan pembicaraan panas dalam laga ini adalah Endrick.

Selain memainkan peran besar dalam kejayaan Lyon, Endrick, yang saat ini membela Les Gones sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid, juga mengukir sebuah rekor manis.

Endrick, yang berusia 19 tahun dan 188 hari, menjadi pemain termuda dalam seluruh sejarah Lyon yang mencetak sebuah hattrick di Ligue 1.

Pemuda asal Brasil tersebut memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Bernard Lacombe (19 tahun dan 196 hari).

“Ini hat-trick pertama saya, saya sangat bahagia! Lyon adalah tempat yang hebat, saya sangat beruntung dan saya merasa sangat nyaman di sini.” ujar Endrick, sebagaimana dilansir dari situs resmi Olympique Lyon.

“Hat-trick ini sangat penting bagi saya, ini membantu tim menang dan saya sangat senang. Saya dapat berkontribusi pada tim dan saya merasa seperti saya pantas berada di sini.”

Hasil manis tersebut menjadi dorongan besar bagi pasukan Les Gones, yang dalam laga berikutnya akan bertarung melawan PAOK pada malam pertandingan Europa League. (VT)

Hasil Lainnya Ligue 1

  • Nantes 1-4 Nice
  • Brest 0-2 Toulouse
  • Paris FC 0-0 Angers
  • Lille 1-4 Strasbourg

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *