Gunung 5 Gol Yang Mustahil Didaki, Atletico Madrid Bantai Tottenham Hotspur!

Liga Champions: Atletico Menang 5-2 Atas Spurs, Akibat Blunder Fatal Kiper Muda Kinsky

Madrid, Spanyol – Stadion Metropolitano menyaksikan runtuhnya pertahanan Tottenham Hotspur hanya dalam waktu 15 menit.

Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/03/26) dinihari, Spurs harus menelan pil pahit kekalahan 2-5 dari tuan rumah Atletico Madrid.

Mimpi buruk ini bermula dari keputusan berani, yang berakhir fatal, oleh pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor.

15 Menit Menghancurkan Segalanya

Sepakbola terkadang kejam, terutama bagi pemain muda di panggung sebesar Liga Champions Eropa.

Antonin Kinsky, yang dipercaya tampil menggantikan Guglielmo Vicario, justru memberikan “hadiah” pagi bagi pasukan Diego Simeone.

  • Baru menit ke-6, ia terpeleset saat mengoper bola di kotak penalti sendiri, memudahkan Julian Alvarez menyodorkan bola ke Marcos Llorente untuk gol pembuka.
  • Penderitaan Spurs belum usai. Micky van de Ven ikut terpeleset di menit ke-14 yang membuat Antoine Griezmann bebas mencetak gol kedua.
  • Hanya berselang 92 detik, Kinsky kembali melakukan salah oper yang membuat Julian Alvarez tinggal “jalan santai” membawa bola ke gawang kosong.
Foto: Dok. Atletico Madrid

Pelatih Igor Tudor tak punya pilihan, selain menarik keluar kiper mudanya yang tampak hancur secara mental di menit ke-17. Robin Le Normand kemudian melengkapi gol atletico menjadi 4-0 di menit ke-22, sebelum dibalas Pedro Porro empat menit berselang dan menutup babak pertama dengan skor 4-1.

Upaya Bangkit Terganjal Oblak

Meski tertinggal 1-4, di babak kedua harapan sempat membuncah saat Richarlison nyaris mencetak gol. Namun, Jan Oblak melakukan penyelamatan kelas dunia.

Hukum sepakbola berlaku: gagal mencetak gol, maka kebobolan. Hanya 12 detik setelah penyelamatan Oblak, serangan balik kilat Atletico yang diotaki Griezmann membuat Julian Alvarez mencetak gol keduanya di menit ke-55.

Dominic Solanke memang sempat membalas di menit ke-76 memanfaatkan kesalahan oper Oblak, namun skor 5-2 bertahan hingga peluit panjang.

Kekalahan 5-2 ini meninggalkan gunung yang sangat tinggi untuk didaki Spurs di N17 pekan depan. Nasib Igor Tudor kini berada di ujung tanduk setelah kekalahan keempat beruntunnya, ditambah misi yang hampir mustahil. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *