Hampir Sempurna Lalu Sirna: Pelajaran Berharga Untuk Arsenal Dari Brentford!

Liga Inggris: Brentford Paksa The Gunners Berbagi Poin 1-1, "Maaf Arteta, Kontrol Saja Tak Cukup!"

London, Inggris – Langit London Barat menjadi panggung pembuktian, bahwa status pemimpin klasemen tak menjamin jalan setapak yang mulus.

Pada Jumat (13/02/26) dinihari, Arsenal harus rela pulang dengan raihan satu poin setelah Brentford sukses memaksakan hasil imbang 1-1 melalui strategi fisik yang menguras energi.

Di hadapan ribuan pendukungnya yang tak berhenti bersorak, The Bees membuktikan bahwa kolektifitas dan nyali mampu meruntuhkan dominasi teknis pasukan Mikel Arteta.

Pertandingan ini bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan tentang bagaimana Brentford memanfaatkan setiap jengkal peluang dari “bola mati” untuk membuyarkan kendali total The Gunners.

Ancaman Tak Terduga

Arsenal mencoba mengambil kendali sejak menit awal, melalui orkestrasi Declan Rice. Namun, Brentford tidak membiarkan tamu mereka bernapas lega.

  • Penyelamatan Garis Gawang: Menit ke-10, sundulan tajam Gabriel hampir saja merobek jala tuan rumah jika Sepp van den Berg tidak berdiri di posisi yang tepat untuk menyapu bola tepat di garis gawang.
  • Ironi David Raya: Kiper kebanggaan Arsenal, David Raya, harus berjibaku menghadapi mantan klubnya. Ia melakukan penyelamatan fenomenal saat menepis sundulan jarak dekat Igor Thiago, sebuah aksi yang mengingatkan publik Gtech pada masa-masa kejayaannya di sana.
  • Kreativitas yang Terhambat: Meskipun Martin Odegaard masuk sebagai tenaga baru di babak kedua, rapatnya barisan gelandang Brentford membuat aliran bola Arsenal sering terhenti di tengah jalan.

Pecahnya Kebuntuan & Balasan Kilat

Memasuki satu jam laga berjalan, kualitas individu Arsenal akhirnya berbicara.

  • Sebuah umpan silang melengkung dari Piero Hincapie berhasil dieksekusi dengan sempurna Noni Madueke. Sundulan mautnya di menit ke-61 tak mampu dijangkau Caoimhin Kelleher, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Namun, Brentford adalah tim yang menolak mati. Hanya butuh 10 menit bagi mereka untuk menciptakan “kekacauan” di kotak penalti Arsenal.

Arsenal vs Brentford – Foto: Dok. Brentford
  • Berawal dari lemparan ke dalam jauh Michael Kayode yang legendaris, bola dipantulkan Van den Berg ke arah Keane Lewis-Potter. Sambil menjatuhkan diri, Lewis-Potter melepaskan sundulan akurat yang membuat stadion meledak dalam kegembiraan.

Skor 1-1 bertahan hingga laga usai, meski Gabriel Martinelli nyaris mencuri kemenangan di detik terakhir jika bukan karena tepisan ajaib Kelleher.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya namun tetap memberikan apresiasi pada gaya main tuan rumah.

“Melawan Brentford, kontrol saja tidak cukup. Anda harus siap mempertahankan kotak penalti seolah itu adalah hidup Anda, karena mereka ahli dalam menciptakan kekacauan,” ungkap Arteta dikutip dari Situs Resmi Arsenal.

Di sisi lain, Manajer Brentford, Keith Andrews menyebut hasil ini sebagai bukti karakter timnya.

“Kami adalah tim yang lebih baik di babak pertama, dan reaksi kami setelah tertinggal sungguh luar biasa. Semangat ini adalah identitas kami,” tegasnya dikutip dari Situs Resmi Brentford.

Hasil imbang ini menjadi alarm keras bagi Arsenal yang tengah dikejar Manchester City di klasemen. Sementara bagi Brentford, poin ini lebih dari sekadar statistik yeng kini membawa mereka ke posisi 7 klasemen sementara.

Persaingan menuju takhta kini semakin panas, dan satu poin yang hilang di Gtech mungkin akan menjadi pembeda besar di akhir musim nanti. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *