Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi mempercepat persiapan infrastruktur transportasi nasional guna menyambut lonjakan pemudik pada Lebaran 2026.
Fokus utama tahun ini mencakup penyelesaian perbaikan jalur krusial pada H-10, peluncuran kembali program Mudik Gratis, pemberian diskon tarif tol, hingga optimalisasi masjid sebagai area singgah (rest area) tambahan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Langkah strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, saat meninjau kesiapan jalur utama pada Rabu (25/2/2026).
Upaya lintas sektoral ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan, khususnya bagi pengguna sepeda motor, sekaligus mengurai kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi akan meningkat signifikan tahun ini.
Prioritas Jalur Pantura dan Target H-10
Bayangkan aspal yang mulus menyambut perjalanan pulang Anda. Itulah yang sedang dikejar pemerintah.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kementerian Pekerjaan Umum tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan seluruh akses jalan raya di jalur-jalur vital, seperti Pantai Utara (Pantura), rampung tepat waktu.
“Kami telah meminta agar jalur yang digunakan pemudik roda dua segera diperbaiki. Kementerian Pekerjaan Umum telah berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pengerjaan paling lambat H-10,” tegas Menhub Dudy Purwagandhi kepada awak media
Meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran di beberapa daerah, pemerintah pusat tidak tinggal diam.
Kemenhub menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memetakan wilayah dengan kerusakan mendesak.
Penentuan skala prioritas menjadi kunci agar titik-titik vital angkutan Lebaran tetap fungsional dan aman dilalui tanpa terkendala masalah finansial di tingkat daerah.
Strategi Jitu Pengurai Kepadatan
Untuk menghindari “horor” macet panjang di puncak arus mudik, pemerintah telah menyiapkan skema manajemen arus yang lebih modern dan inklusif:
- Manajemen Arus (FWA): Rekomendasi penerapan Flexible Working Arrangement (FWA) bagi pekerja agar bisa memulai perjalanan lebih awal.
- Masjid sebagai Rest Area: Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, masjid-masjid di sepanjang jalur utama akan dioptimalkan sebagai tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik.
- Kapasitas Penyeberangan: Peningkatan layanan di pelabuhan kunci (Merak-Bakauheni) untuk memperlancar arus antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Bagi masyarakat yang ingin berhemat, kabar baik datang dari program Mudik Gratis 2026 yang dikelola oleh Kemenhub dan sejumlah BUMN. Tak hanya itu, insentif berupa diskon tiket juga akan diberlakukan untuk berbagai moda transportasi:
- Kereta Api (Diskon khusus periode awal mudik).
- Kapal Laut & Pesawat Terbang (Stimulus harga untuk distribusi penumpang).
- Potongan Tarif Tol (Diberlakukan pada jam-jam tertentu untuk memecah penumpukan kendaraan di jalan tol).
Segala persiapan fisik dan kebijakan ini bermuara pada satu tujuan: membawa Anda kembali ke pelukan keluarga dengan selamat. Mudik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan emosional menuju akar dan tradisi. (NR)





