Jakarta – Langkah konkret transisi energi hijau kini mulai merambah lingkungan birokrasi. Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.
Peresmian ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Budi Santoso menegaskan bahwa fasilitas ini adalah hasil kolaborasi strategis antara Kemendag dan PT PLN (Persero).
“Keberadaan SPKLU ini merupakan bentuk sinergi kami dengan PLN untuk mendukung transformasi energi nasional,” ujar sosok yang akrab disapa Mendag Busan tersebut dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).
Tren Penggunaan Listrik Meningkat Tajam
Fasilitas pengisian daya ini sebenarnya telah melewati masa uji coba sejak Desember 2025. Memasuki awal tahun 2026, antusiasme pegawai dan masyarakat dalam memanfaatkan energi bersih ini menunjukkan tren yang sangat positif.
Data operasional mencatat lonjakan penggunaan yang signifikan hanya dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir:
- Total Transaksi: 2.460 kali pengisian daya.
- Energi Tersalurkan: 62.598 kilowatt hour (kWh).
- Masa Uji Coba: Dimulai sejak Desember 2025.
- Peningkatan Pemanfaatan: Terdeteksi melonjak sejak Februari 2026.
Mendag Busan mengamati bahwa mobilitas menggunakan kendaraan listrik di lingkungan kerjanya terus meningkat.

Hal inilah yang mendasari pentingnya penyediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai di area perkantoran.
Dukungan Penuh Lintas Sektor
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Kehadiran para petinggi ini menegaskan komitmen bersama dalam memangkas emisi karbon di sektor transportasi.
Pihak kementerian berharap, kemudahan akses pengisian daya ini akan menghilangkan keraguan pegawai maupun tamu yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Infrastruktur yang siap pakai dinilai sebagai kunci utama perubahan gaya hidup hijau.
Selain jajaran pimpinan Kemendag, turut hadir Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim, perwakilan PT Unelec Indonesia Aditya Yoga Nugraha, serta Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyatno untuk memastikan keberlanjutan fasilitas tersebut.(NR)





