Prancis — Dua pertandingan Ligue 1 kembali menjadi sorotan utama, dan menyuguhkan tontonan penuh gol, taktik berani, dan momen-momen yang mengubah nasib.
Keberanian Le Havre yang menaklukkan Nice, dan pertarungan sengit antara dua “pendatang baru,” Paris FC dan Metz. Le Havre meraih kemenangan pertama mereka dalam musim ini dengan hasil telak 3-1 atas Nice.
Sementara itu, dua klub promosi Paris FC dan Metz terlibat dalam pertarungan sengit yang berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi Paris FC.
Kemenangan Bersejarah di Kandang Sendiri
Le Havre memasuki laga ini dengan tekad besar untuk meraih kemenangan perdana mereka musim ini. Menjamu Nice, sebuah tim yang dikenal tangguh, mereka tampil dengan intensitas tinggi sejak awal laga.
- 13′: Permainan yang penuh kejutan ini membuahkan hasil ketika Fode Doucoure memanfaatkan umpan matang Issa Soumare, yang menggetarkan jala gawang Nice. Doucoure membawa Le Havre unggul 1-0.
- 52′: Usai turun minum Nice sempat memberikan perlawanan di babak kedua. Kojo Peprah Oppong menyamakan skor 1-1 untuk Nice, dengan tendangan dari sudut sempit.
- 61′: Namun, kegembiraan Nice hanya sesaat. 9 Menit kemudian Le Havre merespons dengan cepat. Rassoul Ndiaye membawa Le Havre kembali unggul 2-1 dengan memanfaatkan bola muntah.
- 90+5′: Kemenangan Le Havre dikunci dengan cara yang tak terduga. Sebuah keputusan nekat kiper Nice, Yehvann Diouf, yang maju ke depan untuk membantu serangan, menjadi bumerang. Issa Soumare mencetak gol ke gawang kosong memanfaatkan blunder taktis sang kiper Nice yang maju ke depan, dan umpan jauh Mory Diaw. Hasi akhir 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Pertarungan Dua Tim Promosi

Di sisi lain, Paris FC dan Metz, dua tim yang baru promosi dari Ligue 2, terlibat dalam pertarungan yang sengit dan penuh emosi.
Pada Babak pertama Metz sempat unggul lebih dulu 1-0 melalui gol akrobatik Sadibou Sane di menit ke-22. Namun, Paris FC tidak menyerah.
Di penghujung babak pertama, mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Sadibou Sane melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Ilan Kebbal sukses mengeksekusi penalti, menyamakan skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Babak kedua menjadi panggung bagi kedua tim untuk saling berbalas gol.
- 52′ GOL (Paris FC): Ilan Kebbal mencetak gol keduanya, setelah berhasil menembus celah sempit pertahanan lawan memanfaatkan umpan lambung Moses Simon dan mengubah skor menjadi 2-1.
- 54′ GOL (Metz): Namun Metz langsung memberikan balasan dengan cepat dua menit kemudian, melalui gol Boubacar Traoure yang memanfaatkan kesalahan di lini belakang Paris FC.
- 67′ GOL (Paris FC): Paris FC yang tetap bertarung dengan sengit, akhirnya berhasil merebut keunggulan dari Metz. Kali ini, Moses Simon yang mencantumkan namanya dalam papan skor. Simon mencetak gol kemenangan dengan tembakan keras yang tidak bisa dibendung kiper Metz.
Tragedi bagi Metz datang jelang akhir pertandingan di menit ke-80, ketika Sadibou Sane diganjar kartu merah karena pelanggaran keras terhadap Moses Simon.
Dengan sepuluh pemain, Metz tidak mampu mengejar ketertinggalan, dan harus pulang dengan tangan kosong karena laga berakhir dengan skor 3-2 bagi Paris FC.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Paris FC yang kini menempati posisi ke empat di klasemen, sementara Metz harus terperosok di posisi terakhir tanpa satu poin pun. (VT)
Baca juga :





