Main Dengan Setengah Hati, Paris Saint-Germain Terima Hukuman Pahit!

Ligue 1: PSG Pulang Bawa Malu Usai Dihajar 3-1 Oleh Rennes

Rennes, PrancisParis Saint-Germain menerima sebuah kejutan pahit dalam putaran ke-22 Ligue 1, ketika mereka berkunjung menuju kandang Rennes pada Sabtu (14/02/26).

Meskipun datang sebagai pihak favorit dan menghabiskan sebagian besar jalan pertandingan sebagai tim yang lebih aktif di tengah lapangan, PSG justru ditekuk habis oleh sang tuan rumah dengan skor telak 3-1.

Rennes sempat membuka laga dengan momentum positif, namun PSG secara perlahan mengambil alih kendali tempo permainan. Akan tetapi, meskipun mendominasi lapangan, PSG justru menelan kebobolan terlebih dahulu.

  • 34’: Taktik Rennes yang mengandalkan serangan balik untuk mempermasalahkan PSG terbayar manis ketika Mousa Tamari, dengan seorang diri, berhasil menggetarkan gawang para pendatang.

Pasukan Les Rouge et Bleu jelas masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan. Namun, tidak ada yang bisa membantah bahwa gol tersebut merupakan kejutan besar yang memiliki dampak signifikan terhadap atmosfer pertandingan.

Rennes vs Paris Saint-Germain – Foto: Dok. Paris Saint-Germain (G. Gervot)

Usai menutup babak pertama dengan ketertinggalan 1-0, PSG membuka paruh kedua dengan penuh semangat. Sang tamu terus mencari kesempatan di depan gawang Rennes, akan tetapi, pasukan tuan rumah menunjukkan kedisiplinan tinggi di hadapan serangan PSG.

Rennes tidak memiliki peluang yang berlimpah seperti lawannya. Namun, tim tuan rumah jauh lebih klinis dengan kesempatan minimnya. Lantas, tanpa terduga, Rennes kembali menggoyangkan gawang Les Rouge et Bleu dan menggandakan keunggulannya menjadi 2-0.

  • 69’: Dibantu oleh tendangan sudut Sebastian Szymanski, Esteban Lepaul berhasil menembus garis gawang PSG dengan sebuah sundulan penuh presisi.

Peluang PSG untuk menyambar kemenangan kini terlihat cukup tipis. Pasukan Les Rouge et Bleu memiliki 20 menit untuk menyelamatkan dirinya, dan meskipun mereka masih memegang kendali di tengah lapangan, tugas tersebut masih berjalan dengan sulit.

Untungnya, tidak lama setelah gol Lepaul, PSG memperkecil ketertinggalannya dan menciptakan sebuah harapan kecil menjelang penghujung pertandingan.

  • 71’: Achraf Hakimi mengirim sebuah umpan matang yang berhasil dituntaskan oleh sundulan Ousmane Dembele.

Sayangnya, gol tersebut masih belum cukup untuk menarik PSG dari ambang kekalahan. Meskipun digempur dengan serangan demi serangan, Rennes tetap mengukir gol ketiganya dalam pertemuan ini dan mengunci kemenangannya atas sang juara bertahan.

  • 81’: Untuk kedua kalinya, Rennes memanfaatkan sebuah serangan balik untuk menusuk PSG. Kali ini, gawang Les Rouge et Bleu ditembus oleh Breel Embolo, yang dibantu oleh umpan silang Ludovic Blas.

Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa dominasi di tengah lapangan tidak akan berarti tanpa naluri tajam di bagian depan. Sepanjang jalan pertandingan, PSG memiliki kesempatan berlimpah di wilayah Rennes, namun masih belum sempurna dalam penyelesaiannya.

“Ini analisis yang sulit dilakukan karena menurut saya kami mendominasi babak pertama, menciptakan banyak peluang, tetapi kami tertinggal 1-0 saat jeda.” ucap pelatih PSG, Luis Enrique, kepada PSG TV mengenai penampilan timnya.

“Setelah itu, kami menciptakan banyak peluang, kami memiliki hampir empat gol yang diharapkan tetapi hanya mencetak satu, sedangkan Rennes menciptakan kurang dari dua gol yang diharapkan tetapi mencetak tiga gol.”

Untuk saat ini, PSG masih aman di puncak klasemen Ligue 1. Akan tetapi, posisinya kini berada dibawah ancaman Lens, yang hanya tertinggal dengan dua poin dan mampu merebut takhta PSG apabila mereka sukses menekuk Paris FC.

Sayangnya, PSG hanya bisa berharap bahwa Lens akan kehilangan poin dalam pertandingannya. Selagi menunggu kabar saingannya, pasukan Les Rouge et Bleu harus mempersiapkan diri menjelang leg pertama dalam babak play off Champions League, dimana mereka akan bertanding melawan AS Monaco. (VT)

Hasil Lainnya Ligue 1

  • AS Monaco 3-1 Nantes

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *