Manchester United Tersingkir dari Piala EFL, Tersungkur di Tangan Klub Kasta Empat!

Grimsby Town Hentikan Perjalanan Setan Merah di Piala EFL Lewat Drama Adu Penalti 2-2 (12-11)

Cleethorpes, Inggris – Awal musim yang suram bagi Manchester United, kini berubah menjadi mimpi buruk.

Setelah gagal meraih kemenangan di dua pertandingan awal Liga Inggris, tim berjuluk The Red Devils ini kembali dipermalukan dalam ajang Piala EFL, tersingkir di tangan klub kasta keempat, Grimsby Town.

Grimsby Town, yang bermain di bawah guyuran hujan lebat, menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak awal.

Mereka tidak gentar menghadapi raksasa Liga Inggris. Alih-alih tertekan, mereka justru tampil dominan di babak pertama, membuat lini belakang Manchester United kewalahan.

Dalam kurun waktu delapan menit yang brutal, Grimsby Town berhasil mencetak dua gol yang membuat seisi stadion bergemuruh.

  • 22′ GOL (Grimsby Town): Sebuah umpan silang akurat dari Darragh Burns mendarat di kaki Charles Vernam. Dengan ruang yang terbuka lebar, Vernam tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menendang bola melewati kiper Andre Onana.
  • 30′ GOL (Grimsby Town): Delapan menit berselang, kesalahan fatal dari Andre Onana saat gagal menangani umpan silang Vernam menjadi bumerang. Bola liar berhasil dimanfaatkan oleh Tyrell Warren untuk menggandakan keunggulan Grimsby.

Skor 2-0 bertahan hingga jeda, sebuah hasil yang membuat para penggemar Manchester United terkejut dan frustrasi.

Perlawanan Dramatis & Adu Penalti Mencekam

Memasuki babak kedua, manajer Ruben Amorim mengambil langkah strategis dengan memasukkan Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo untuk meningkatkan daya gedor.

Perubahan ini membuahkan hasil. Mbeumo, dengan gol pertamanya bagi klub, berhasil memperkecil ketertinggalan dengan tendangan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-75.

Saat waktu normal hampir habis, harapan kembali menyala ketika Harry Maguire menyamakan kedudukan lewat sundulan akurat di menit ke-89. Skor 2-2, dan pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti.

Manchester United kalah 11-12 dalam adu penalti dengan Grimbsy – Foto: Dok. Manchester United

Berikut adalah jalannya babak adu penalti yang menegangkan:

  • Eksekutor 1-4: Grimsby Town melalui Jaze Kabia dan Darragh Burns sukses menjalankan tugasnya. Manchester United dengan Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo menyamakan kedudukan 2-2.
  • Eksekutor 5-6: Grimsby Town dengan Clarke Oduor gagal, tendangannya diselamatkan Onana. Manchester United berhasil unggul 3-2 melalui Mason Mount.
  • Eksekutor 7-8: Grimsby Town melalui Reece Staunton sukses mencetak gol, disusul Diogo Dalot dari United dan skor 4-3.
  • Eksekutor 9-10: Grimsby Town dengan Henry Brown sukses mencetak gol, sementara Matheus Cunha gagal bagi United dan skor berubah 4-4.
  • Eksekutor 11-22: Kemudian 6 pemain dari Grimsby dan 6 dari MU berhasil mencetak gol, termasuk kedua kiper, Christy Pym dan Andre Onana. Skor pun menjadi 10-10.
  • Akhirnya babak penalti pun berlanjut kembali ke urutan awal, dimana Jaze Kabia dan Bruno Fernandes kembali mencetak penalti mereka untuk kedua kalinya dan skor 11-11.

Pada giliran eksekutor ke 25, Darragh Burns berhasil mencetak gol untuk Grimsby. Kini, nasib Manchester United berada di kaki Bryan Mbeumo. Namun, tendangannya justru membentur mistar gawang.

Ruben Amorim – Foto: Dok. Manchester United

Klub kasta keempat ini berhasil menyingkirkan raksasa Liga Inggris, menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala EFL.

Usai pertandingan, Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyampaikan permintaan maafnya kepada para penggemar. Dalam wawancara dengan MUTV, ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

“Saya hanya ingin minta maaf kepada para penggemar kami,” ujarnya. “Saya tidak bisa berkomentar lagi tentang performa tim. Ketika segalanya begitu penting di klub kami dan Anda berusaha melakukan segalanya. Kami benar-benar minta maaf kepada para penggemar kami. Saya tidak bisa berkomentar lagi,” ujar Amorim.

Ia juga mengakui bahwa “tim terbaik menang hari ini,” sebuah pernyataan yang menunjukkan betapa buruknya performa timnya.

Kekalahan ini menempatkan Manchester United dalam tekanan besar. Dengan hanya satu poin di Liga Inggris, mereka harus segera bangkit.

Namun, kemenangan ini akan menjadi kenangan manis yang tak terlupakan bagi Grimsby Town, membuktikan bahwa semangat juang bisa mengalahkan perbedaan kasta. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *