Maut Dalam Paruh Pertama! Atletico Madrid Beri Pelajaran Keras Kepada Barcelona!

Copa del Rey: Rojiblancos Ukir Keunggulan Besar Usai Membantai Barca 4-0 Dalam Leg Pertama

Madrid, Spanyol – Pada Jumat (13/02/26), dua raksasa sepak bola Spanyol, Atletico Madrid dan Barcelona, dipertemukan dalam leg pertama babak semifinal Copa del Rey.

Banyak yang mengantisipasi bahwa kontes Rojiblancos dengan sang juara bertahan akan berjalan dengan sengit. Tetapi, tidak ada satupun penonton di Stadion Metropolitano yang menduga bahwa Atletico akan memborong hasil telak 4-0, usai memberikan sebuah penampilan cemerlang dalam paruh pertama pertandingan.

Pertanda bahwa laga ini akan menjadi mimpi buruk Blaugrana sudah muncul pada menit-menit pembukaan pertandingan, ketika para pendatang menciptakan kesalahan memalukan yang memberi Atletico keunggulan pertamanya di papan skor.

  • 6’: Eric Garcia mengirim sebuah umpan kepada Joan Garcia, akan tetapi, sang kiper kurang fokus dan justru membiarkan bola menggilir di bawah kakinya dan melewati garis gawang.

Sebuah momen yang tentunya ingin dilupakan oleh Barcelona. Pasukan Blaugrana berupaya memperbaiki kesalahan tersebut, namun pada beberapa menit kemudian, mereka kembali menerima kenyataan pahit, kali ini dari salah satu mantan pemainnya.

  • 14’: Dengan naluri tajam, Antoine Griezmann menyelipkan sebuah tembakan jitu yang melintas melewati lini belakang Barca dan menemukan tempatnya di sudut kiri gawang.

Barcelona jelas tidak tinggal diam dan langsung bergerak mencari tanggapan tegas. Selagi mempertahankan dirinya dari lini depan Atletico yang kini bermain dengan semangat tinggi, Barca juga mengerahkan segala kemampuannya untuk membongkar tembok pertahanan Rojiblancos.

Namun sayangnya, upaya Blaugrana untuk menyelamatkan dirinya kembali menerima pukulan berat, ketika Atletico lagi-lagi melebarkan jarak skor antara kedua kubu pada setengah jam waktu pertandingan.

  • 33’: Ademola Lookman terus meningkatkan reputasinya bersama klub barunya dengan sebuah tembakan penuh presisi yang menghantam pojok kanan gawang Barca, setelah ia dipersiapkan oleh umpan Julian Alvarez.

Tanpa membuang banyak waktu, Barcelona memanggil Robert Lewandowski dari bangku cadangan, dengan harapan bahwa striker veteran asal Polandia tersebut mampu memberi suntikan motivasi di bagian depan.

Akan tetapi, pada detik-detik terakhir babak pertama, Atletico mengukir gol keempatnya dalam pertemuan miring ini.

  • 45+2’: Lookman membalas utang budinya kepada Alvarez dengan sebuah umpan tajam, yang dituntaskan melalui tembakan roket dari tepi kotak penalti.
Atletico Madrid vs Barcelona – Foto: Dok. Atletico Madrid

 

Harapan Barcelona untuk membalikkan keadaan dan membawa pulang kemenangan kini terlihat sangat minim.

Meskipun demikian, pasukan Blaugrana jelas masih belum patah semangat dan tetap berupaya mencari peluang sekecil apapun yang setidaknya akan mempermudah misinya di leg kedua mendatang.

Tidak lama setelah kick off babak kedua, tepatnya pada menit ke-52, Pau Cubarsi dikira telah membobol gawang Rojiblancos. Namun sayangnya, golnya dianulir oleh VAR, setelah Lewandowski dinyatakan berada di posisi offside.

Atletico terus mempertahankan dominasinya sepanjang jalan babak kedua, dan alih-alih memotong selisih skor, Barcelona justru mengambil kartu merah pada penghujung pertandingan.

VAR memberi keputusan untuk meningkatkan hukuman kartu kuning Eric Garcia menjadi kartu merah, setelah ia dianggap telah melakukan sebuah pelanggaran kasar terhadap Alex Baena pada menit ke-85.

Malam penderitaan Barcelona lantas dimulai dan diakhiri oleh momen pahit yang melibatkan Eric Garcia. Blaugrana gagal mencetak satu gol dalam seluruh jalan pertandingan, dan kini ditunggu oleh sebuah ujian berat dalam leg kedua mendatang.

Disisi lain, bagi Atletico, kemenangan ini merupakan obat sempurna yang menyembuhkan lukanya dari pertemuan sebelumnya, dimana mereka ditekuk oleh Real Betis di Metropolitano.

“Kami merasakan energi luar biasa di stadion, dan hidup adalah energi. Energi itu datang dari para penggemar kami kepada kami, dan kami memanfaatkan gelombang energi yang kami rasakan di stadion kami.” ujar pelatih Atletico, Diego Simeone, sebagaimana dilansir dari Mundo Deportivo.

Atletico harus mengambil satu langkah lagi sebelum babak final Copa del Rey, namun dengan hasil telak tersebut, pasukan Rojiblancos memiliki keunggulan besar dalam leg kedua yang akan digelar di Camp Nou.

Tetapi, sebelum pertandingan tersebut, Atletico dan Barcelona harus melanjutkan tugasnya di La Liga.

Barca kini berharap bahwa nasib buruk ini tidak akan terbawa dalam kunjungannya menuju markas Girona, selagi Atletico akan mendatangi Rayo Vallecano dengan kepala tinggi dan semangat membara. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *