Manchester, Inggris – Laga antara Manchester United dan Newcastle United, pada Sabtu (27/12/25), menjadi persembahan tunggal dari Premier League dalam Boxing Day, perayaan sesudah hari Natal.
Dalam pertemuan ini, The Red Devils sukses menumbangkan The Magpies dengan skor tipis 1-0, dan mengamankan tiga poin krusial yang menjaga harapannya untuk menembus papan atas klasemen.
The Red Devils memasuki pertemuan ini dengan sebuah krisis. Kapten Bruno Fernandes dan bintang muda, Kobbie Mainoo, masing-masing absen akibat cedera. Selain itu, senjata andalan lainnya, Bryan Mbeumo dan Amad Diallo, saat ini juga izin membela negara mereka di ajang AFCON 2025.
Lantas, Manchester United memulai pertandingan ini dengan setengah kekuatan dan bangku cadangan tipis yang diisi oleh bakat muda dari akademi.
Manchester United membuka laga ini dengan sebuah kejutan kecil: awalnya memulai pertandingan dengan formasi tiga pemain di lini belakang, The Red Devils langsung mengubah taktik dan memainkan barisan pertahanan yang terdiri dari empat pemain.
Perubahan tersebut sempat mengejutkan The Magpies, yang memerlukan sedikit waktu untuk beradaptasi. Ketika mendekati setengah jam waktu pertandingan, para pendatang baru mulai terbiasa dengan strategi baru Setan Merah.
Meskipun demikian, Manchester United masih mendapat giliran pertama untuk memecahkan kebuntuan skor.

- Diogo Dalot mengirim lemparan jauh menuju dalam kotak penalti, yang sayangnya dicegat oleh Nick Woltemade.
- Akan tetapi, usai melayang tinggi di udara, bola tersebut disambut oleh tendangan voli Patrick Dorgu, yang berhasil menemukan celah terkecil di gawang Newcastle. (24’)
Gol tersebut menjadi dorongan besar tidak hanya bagi pasukan The Red Devils, tetapi juga untuk Dorgu, yang mengukir gol pertamanya bersama Manchester United dan kini bermain sebagai salah satu prajurit terbaik di tengah lapangan.
Manchester United tidak mampu menciptakan gol baru sebelum jeda turun minum, akan tetapi, mereka juga berhasil menolak ancaman besar yang dikirim oleh Newcastle.
Babak kedua berjalan dengan cukup berbeda bagi pasukan Setan Merah. Manchester United terpaksa melanjutkan permainan tanpa Mason Mount, yang ditarik dari lapangan demi mencegah sebuah cedera.
Tanpa kreativitas Mount di bagian depan, Manchester United kini tidak memiliki banyak kesempatan di depan gawang Newcastle.
Para pendatang berseragam hitam putih langsung mengambil inisiatif serangan, dan sepanjang waktu babak kedua, Newcastle mendominasi jalan pertandingan. Meskipun demikian, The Magpies tidak mampu meruntuhkan tembok Setan Merah.
Rasa frustrasi Newcastle bertambah ketika permintaan penaltinya diabaikan oleh sang wasit, setelah mereka menganggap bahwa Lisandro Martinez melakukan pelanggaran handball.
Newcastle terus menekan lini pertahanan tuan rumah, namun pada akhirnya, mereka gagal mengukir gol hingga penutupan pertandingan.
Sebuah kemenangan penting yang menjadi langkah krusial dalam upaya Manchester United di tangga klasemen Premier League, dan juga obat manis di tengah-tengah krisisnya.
Dalam wawancara pasca pertandingan, pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menunjukkan rasa puasnya dengan jalan pertandingan ini.
“Ya, sangat senang, terutama di babak kedua. Saya rasa kita semua sama-sama kesulitan. Bisa dibilang kita bertahan dengan baik karena tidak kebobolan, tetapi mereka (Newcastle) punya peluang untuk mencetak gol. Terkadang kita butuh sedikit keberuntungan.”
Sebagaimana dilansir dari situs resmi Manchester United, Amorim juga mengambil kesempatan untuk memuji penampilan Patrick Dorgu, pencetak gol tunggal di laga ini, dan Ayden Heaven, bek muda yang tampil cemerlang di barisan pertahanan Setan Merah.
Saat ini, Manchester United untuk sementara menempati posisi kelima dalam papan klasemen Premier League.
Dalam laga berikutnya, yang juga merupakan pertandingan terakhir di 2026, Manchester United akan menutup tahun dengan berhadapan melawan Wolverhampton Wanderers. (VT)
Baca juga :





