OneSmartServices Pasang ‘Otak Digital’ di Seluruh Kawasan Ekonomi Indonesia!

Menjadi "Saraf Digital" di Jantung Ekonomi: Misi Ambisius OneSmartServices

Kab. Tangerang – Di balik angka investasi fantastis senilai Rp 286,8 Triliun yang mengalir ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia hingga pertengahan 2025, tersimpan satu tantangan besar.

Bagaimana memastikan ribuan triliun tersebut beroperasi dengan efisiensi maksimal ?

Menjawab tantangan ini, OneSmartServices resmi memperkuat ekspansi layanan digitalnya ke seluruh KEK di tanah air pada Senin (12/01/26), memposisikan diri sebagai “arsitek” di balik transformasi digital nasional.

Langkah strategis yang diumumkan di BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, ini bukan sekadar perluasan bisnis.

OneSmartServices hadir untuk memastikan bahwa setiap KEK, mulai dari sektor industri, logistik, hingga kesehatan, memiliki fondasi teknologi yang kokoh agar mampu bersaing di kancah global.

Dengan statusnya sebagai IT solution provider di bawah naungan PT Samakta Mitra (anak perusahaan Sinar Mas Land), ekspansi ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi di Indonesia.

Pendukung Ekonomi Masa Depan

Transformasi digital di kawasan strategis memerlukan lebih dari sekadar koneksi internet. OneSmartServices membawa ekosistem teknologi terintegrasi yang dirancang untuk kebutuhan skala enterprise.

Untuk mendukung operasional yang kompleks di KEK, perusahaan ini fokus pada empat pilar layanan utama:

  1. Cloud Services: Menyediakan infrastruktur yang fleksibel (privat, publik, maupun hybrid) dengan keamanan tingkat tinggi.
  2. Advanced Technology Services & Solution: Implementasi teknologi masa depan seperti Smart City, Smart Home, hingga sistem keamanan CCTV cerdas berbasis AI.
  3. Managed Services: Solusi pengelolaan IT untuk menekan biaya operasional dan memastikan sistem selalu aktif (uptime) tanpa kendala.
  4. Data Center Development: Pembangunan pusat data sebagai otak dari seluruh aktivitas digital di dalam kawasan.

Ekosistem KEK ETKI Banten

(kiri-kanan): Iqbal Syawal (Sales Director PSI), Hendra Lesmana (CEO NTT Data), Irvan Yasni (CEO OneSmartServices) & Joji Yamamoto (Presdir NEC Indonesia) dalam MOU Signing KEK seluruh Indonesia

Kehadiran OneSmartServices di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI Banten) atau D-HUB SEZ di BSD City menjadi tonggak penting.

Lokasi ini memposisikan perusahaan tepat di jantung interaksi para pelaku usaha teknologi dan kesehatan dunia.

CEO OneSmartServices, Irvan Yasni menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap visi pemerintah.

“Kami ingin memastikan setiap kawasan memiliki akses terhadap teknologi yang andal untuk menarik lebih banyak investasi. OneSmartServices berkomitmen menjadi mitra strategis yang membantu KEK menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi,” ujarnya.

Dari 630 Proyek Hingga Kemitraan Global

Berdiri sejak 2015, OneSmartServices bukanlah pemain baru. Dengan portofolio lebih dari 630 proyek, perusahaan ini telah melayani klien kakap seperti Grand Hyatt, APP Sinarmas, hingga MAP.

Kekuatan utama mereka terletak pada kolaborasi dengan raksasa teknologi dunia. Saat ini, OneSmartServices telah menjalin kemitraan strategis dengan Microsoft, Amazon Web Services (AWS), Huawei, hingga NTT Data.

(kiri-kanan): Herry Hendarta (DG CEO Strategic Development and Assets SML), Irvan Yasni (CEO OneSmartServices) & Monik William (DG CEO Township Development SML) dalam peresmian Head Quarter OneSmartServices

Reputasi ini diperkuat dengan sederet penghargaan internasional, termasuk predikat DX Leader Operation Transformation dari IDC Digital Transformation Awards, yang membuktikan kualitas dalam mengelola integrasi sistem yang rumit.

Ekspansi OneSmartServices ke seluruh KEK di Indonesia menandai babak baru bagi kemandirian teknologi dalam negeri.

Dengan mengintegrasikan solusi cerdas ke dalam kawasan ekonomi, Indonesia tidak hanya sekadar menarik modal, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan modern.

Masa depan KEK kini bukan lagi tentang lahan luas dan pabrik besar, melainkan tentang seberapa cerdas dan terhubung setiap jengkal infrastrukturnya. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *