Marrakesh, Maroko – Juara bertahan AFCON, Pantai Gading, menutup partisipasinya di babak grup Piala Afrika 2025 dengan sebuah pertemuan dramatis pada Kamis (01/01/26), yang tentunya akan dianggap sebagai salah satu pertandingan terbaik dalam turnamen tahun ini.
Lawan terakhir Les Elephants dalam babak ini adalah Gabon, yang belum mampu meraih satupun kemenangan dan kini mengejar kesempatan terakhirnya menuju babak 16 besar.
Gabon hampir mengubur sang juara bertahan dan mengamankan tiga poin krusial yang akan menyelamatkan mimpinya. Akan tetapi, Pantai Gading tidak pernah patah semangat dan dalam momen krusial, berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan hasil ketat 3-2.
Babak pertama laga ini diwarnai oleh kejutan pahit bagi Pantai Gading. Tanpa terduga, Gabon memiliki kekuasaan tinggi dalam periode awal dan bahkan sukses merebut keunggulan dini di papan skor.
- Kebuntuan laga ini dipecahkan oleh Guelor Kanga, yang menyambar sebuah bola muntah dari tembakan Teddy Averlant, yang sebelumnya ditangkis oleh kiper Alban Lafont. (11’)
Gabon, yang bermain dengan nada positif, terus mengendalikan tempo pertandingan, selagi Pantai Gading masih terguncang akibat gol tersebut. Beberapa menit kemudian, Les Elephants kembali menerima pukulan keras yang menambahkan beban baru di punggung mereka.
- Kali ini, gawang Pantai Gading dirobek oleh tembakan jitu Denis Bouanga, yang dikirim dari bagian kiri kotak penalti dan berhasil menemukan sudut jauh gawang. (21’)

Babak pertama sebagian besar berjalan diluar ekspektasi para penonton, dengan Gabon yang tampil tegas di tengah lapangan selagi Pantai Gading memiliki kesulitan untuk menemukan ritme permainannya.
Meskipun demikian, api pertarungan Les Elephants tidak pernah padam. Tepat sebelum babak pertama ditutup, pasukan juara bertahan berhasil memotong selisih skornya dengan Gabon.
- Sebuah serangan balik Pantai Gading dituntaskan dengan kerja sama apik yang melibatkan Jean-Philippe Krasso dan Wilfried Zaha.
- Usai menerima umpan dari Krasso, Zaha menerjang bagian kiri kotak penalti, menarik seluruh perhatian lini belakang Gabon, dan kemudian mengembalikan bola kepada Krasso, yang kini berdiri di posisi sempurna tepat di depan gawang.
- Lafont, yang masih lengah akibat Zaha, hanya bisa menyaksikan tendangan halus Krasso yang menembus garis gawangnya. (44’)
Gabon terus menjadi ancaman besar bagi barisan pertahanan Les Elephants. Tetapi, Pantai Gading mendapat suntikan motivasi dari gol Krasso, dan kini mulai memberikan balasan tegas kepada Les Pantheres.
Kedua kubu tersebut terus bekerja keras sepanjang jalan babak kedua. Gabon memang masih unggul, namun, ketika menyaksikan kontes di tengah lapangan, terlihat jelas bahwa laga ini masih terbuka lebar untuk semua pihak.
Lantas, kekhawatiran Gabon terwujud dalam masa penghujung pertandingan. Dalam rentang waktu beberapa menit, Les Pantheres, yang sangat dekat dengan kejayaan perdananya di AFCON 2025, langsung ditarik dan dikubur oleh Les Elephants.
- Pantai Gading melepaskan nafas lega ketika Evann Guessand sukses menuntaskan tendangan sudut Christopher Operi dengan sebuah sundulan klinis yang menemukan jaring gawang. (84’)
- Pada menit-menit terakhir, Pantai Gading menggelar perayaan meriah setelah Bazoumana Toure menyelesaikan umpan silang rekannya dengan sentuhan halus kepalanya. (90+1’)
Pada akhirnya, dalam waktu yang cukup singkat, harapan dan mimpi Gabon musnah di depan matanya, selagi Pantai Gading memberikan bukti tegas yang memperkuat statusnya sebagai juara bertahan AFCON.
Berkat kemenangan tersebut, Pantai Gading mengamankan takhta klasemen grup F dan memastikan kehadirannya di babak 16 besar, dimana mereka akan ditantang oleh runner up grup E, Burkina Faso. (VT)
Klasemen Akhir Piala Afrika 2025
| Pos | Tim – Grup F | Poin |
| 1 | Pantai Gading (Lolos) | 7 |
| 2 | Kamerun (Lolos) | 7 |
| 3 | Mozambik (Lolos) | 3 |
| 4 | Gabon (Gugur) | 0 |
Baca juga :





