PIP Menjadi Prioritas Anggaran Pendidikan 2026

Kemendikdasmen Prioritaskan Bantuan Rp 34 Triliun Untuk Jutaan Siswa dan Guru

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah strategis dengan menjadikan Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai ujung tombak prioritas anggaran pada 2026.

Anggaran jumbo lebih dari Rp 34 triliun digelontorkan untuk menopang jutaan siswa, guru, dan revitalisasi sekolah.

Pemerintah menargetkan sebanyak 18,59 juta siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK akan menerima manfaat dari program ini.

Menteri Dikdasmen, Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak bisa menempuh pendidikan tanpa hambatan finansial.

“Pemerintah ingin memastikan seluruh anak usia sekolah dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah biaya. Karena itu, PIP pada 2026 menyasar 18,59 juta siswa dengan penyesuaian satuan biaya,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Senayan, Jakarta, pada Kamis (04/09/25).

Prioritas Anggaran Kemendikdasmen

Selain fokus pada PIP, Kemendikdasmen juga mengalokasikan dana besar untuk dua program penting lainnya, yaitu:

  • Tunjangan Guru Non-ASN: Sebesar Rp 13,6 Triliun disiapkan untuk tunjangan 798.905 guru non-ASN, baik di sekolah negeri maupun swasta. Ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata bagi para pahlawan tanpa tanda jasa.
  • Revitalisasi Infrastruktur Pendidikan: Pemerintah juga menganggarkan Rp 14,18 Triliun untuk membangun dan merevitalisasi 11.686 satuan pendidikan formal dan nonformal. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan kondusif bagi siswa dan guru.

Program digitalisasi pembelajaran juga mendapat porsi, namun dengan pendekatan berbeda. Anggaran Rp 188,65 Miliar digunakan untuk pengembangan konten dan bimbingan teknis, tanpa pengadaan perangkat baru.(YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *