Real Madrid Eksekusi Mati Villareal di Menit Akhir Dengan ‘Panenka’ Mbappe!

La Liga: Los Blancos Jinakkan Peringkat Ketiga Klasemen Lewat Duet Maut Vini-Mbappe 2-0

Villarreal, Spanyol – Ada alasan mengapa Real Madrid disebut sebagai raja La Liga. Pada pertandingan Minggu (25/01/26) dinihari di Estadio de la Ceramica, alasan tersebut bernama Kylian Mbappe.

Di bawah tekanan ribuan pendukung Villarreal, Los Blancos sukses membungkam sang tuan rumah dengan skor 2-0 pada pekan ke-21 La Liga.

Dua gol dari kaki Mbappe tidak hanya memastikan kemenangan kelima beruntun bagi Madrid, tetapi juga mengirimkan pesan keras ke seluruh Spanyol: sang pemimpin klasemen belum akan turun takhta.

Pasukan Alvaro Arbeloa tampil sangat disiplin, menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa, saat menghadapi tim peringkat ketiga yang dikenal sangat tangguh di kandang sendiri.

Aksi Vinicius & Insting Mbappe

Setelah babak pertama yang berakhir imbang meski Madrid mendominasi peluang melalui Arda Guler dan Vinicius Jr., kebuntuan akhirnya pecah hanya dua menit setelah jeda.

  • Berawal dari aksi individu Vini Jr. yang merepotkan lini pertahanan Villarreal, bola liar jatuh ke jalur lari Mbappe.
  • Dengan satu sentuhan dingin, pemain Prancis itu menceploskan bola di antara kaki kiper Junior R., mengubah skor menjadi 0-1.

Gol ini seolah meruntuhkan tembok kepercayaan diri Villarreal, yang sepanjang babak pertama tampil sangat solid menahan serangan bergelombang Madrid.

Simbol Keangkuhan Elegan

Drama belum selesai hingga detik terakhir. Saat Villarreal mencoba habis-habisan menyamakan kedudukan, Mbappe justru berhasil memenangkan penalti setelah dijatuhkan Pedraza di kotak terlarang.

Real Madrid vs Villarreal – Foto: Dok. Real Madrid
  • Di sinilah letak perbedaan kelas: di tengah tekanan tinggi, Mbappe mengeksekusi penalti dengan teknik “Panenka,” mencungkil bola dengan lembut ke tengah gawang saat kiper sudah bergerak.

Eksekusi tersebut bukan hanya sekadar gol kedua, melainkan simbol kepercayaan diri tinggi skuad Madrid. Mbappe kini sudah mengoleksi 34 gol musim ini, dan 21 di antaranya di La Liga.

Alvaro Arbeloa dalam konferensi persnya memuji komitmen kolektif ini sebagai kunci utama.

“Ini kemenangan grup. Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang sangat serius dan solid, meski masih punya ruang untuk terus berkembang,” tegas Arbeloa dikutip dari Situs Resmi Real Madrid.

Real Madrid kini duduk nyaman di puncak klasemen sementara, dengan soliditas yang sulit ditembus.

Dengan minimnya waktu latihan akibat jadwal padat, kemampuan para pemain untuk tetap tampil konsisten di level tertinggi adalah sebuah keajaiban taktik.

Jika Mbappe terus menunjukkan efektivitas seperti ini dan lini belakang tetap kokoh seperti di de la Ceramica, sepertinya gelar juara La Liga musim ini tinggal menunggu waktu untuk kembali ke Santiago Bernabeu.

Hasil Lainnya La Liga :

  • Elche vs Levante: 2-3
  • Osasuna vs Rayo Vallecano: 3-1
  • Espanyol vs Valencia: 2-3
  • Sevilla vs Athletic Club: 2-1

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *