Buenos Aires, Argentina – Eduardo ‘Chacho’ Coudet tidak bisa meminta naskah yang lebih dramatis untuk debutnya.
Di bawah langit Parque Patricios, markas Huracan yang terkenal angker bagi tim tamu, River Plate menunjukkan wajah barunya: berani, menuntut, dan pantang menyerah.
Skor 1-2 memang terlihat tipis, namun di balik itu ada cerita tentang taktik yang keras kepala dan mentalitas yang kembali menyala.
Seni Menyerang & Kartu Merah
River memulai laga dengan ritme yang dipaksakan oleh Coudet: bola pendek, bersih, dan cepat. Gol pembuka adalah sebuah karya seni taktis.
- Sebastian Driussi memulai serangan, mengoper ke Montiel di sayap, dan seolah tahu ke mana bola akan kembali, ia berlari ke kotak penalti untuk menyundul umpan silang akurat tersebut di menit ke-27.
- Namun, sepakbola punya cara untuk menguji kesabaran. Sebuah penalti dari Jordy Caicedo sempat membuyarkan pesta sesaat sebelum turun minum.
Babak kedua sepenuhnya milik ‘Chacho-ismo’. River menekan seperti penagih hutang yang tidak kenal lelah. Ian Subiabre menjadi momok di sisi kiri hingga membuahkan penalti.
- Juan Quintero memang gagal pada kesempatan pertama, namun tekanan River yang tak henti memaksa Huracan melakukan kesalahan fatal lagi.
- Kali ini, Gonzalo Montiel tidak memberi ampun. Dengan dingin, ia mengirim bola ke pojok gawang Hernan Galindez. Skor 2-1 bukan sekadar angka, tapi buah dari dominasi total.
Laga sempat memanas sebelum penalti, hingga wasit harus mengeluarkan kartu merah untuk Carrizo (Huracan) dan Colidio (River).
Tembakan Lucas Blondel yang seharusnya menjadi gol penyeimbang di detik terakhir, berhasil ditepis secara spektakuler. Beltran memastikan debut Coudet tidak ternoda.

Dalam konferensi pers setelah kemenangan 2-1 atas Huracan, Pelatih River Plate, Eduardo ‘Chacho’ Coudet mengakui bahwa ia melihat banyak hal positif untuk dipertahankan.
“Saya suka karena niat mereka yang terus-menerus untuk bermain, mencoba mengalirkan bola dengan bersih. Secara pribadi saya melihat banyak hal bagus untuk diulangi dan selalu ada hal yang perlu diperbaiki. Ini bukan lapangan yang mudah, dan bukan lawan yang gampang,” ungkap Coudet dikutip dari CARP.
Hasil positif ini membuat River Plate kini merangsek masuk ke zona playoff. Namun ujian sesungguhnya akan hadir saat mereka menjamu Sarmiento.
Di hadapan publik Monumental, Coudet ingin membuktikan bahwa kemenangan ini bukan sekadar ‘keberuntungan pemula’. (*)
Hasil Lainnya Apertura Argentina :
- Belgrano vs Estudiantes de Rio Cuarto: 1-0
- Talleres vs Instituto: 2-0
- Gimnasia Mendoza vs Deportivo Riestra: 0-0
- Defensa y Justicia vs Central Cordoba de Santiago: 1-1
Baca juga :





