Athena, Yunani – AS Roma menutup fase liga Europa League dengan sebuah pertandingan menegangkan yang menjaga para penonton di ujung kursi mereka.
Bertamu menuju rumah Panathinaikos pada Jumat (30/01/26), I Lupi langsung menerima pertanda buruk ketika mereka kehilangan salah satu pemainnya dalam 15 menit pertama waktu pertandingan.
Namun, meskipun harus menjalani sebagian besar jalan pertandingan dengan 10 pemain, Roma masih bisa mempersulit perjuangan tuan rumah.
Para pendatang selalu bermain dengan semangat dan determinasi tinggi. Pada akhirnya, I Lupi memaksa Panathinaikos menuju hasil Imbang 1-1.
Momentum positif Roma dalam periode pembukaan laga dinodai oleh sebuah malapetaka yang terjadi pada menit ke-15, ketika Gianluca Mancini dihukum dengan kartu merah setelah ia menjatuhkan Milos Pantovic.
Meskipun mereka kehilangan salah satu pilar krusial dalam barisan pertahanannya, Roma justru tetap bermain sebagai pihak yang lebih berbahaya di tengah lapangan.
Panathinaikos sendiri, yang unggul dalam jumlah pemain, mulai memberikan perlawanan kepada tamunya. Akan tetapi, pasukan I Lupi mampu menciptakan ruang dan kesempatan di daerah lapangan tuan rumah.
Namun, ketika kedua tim mencapai akhir babak pertama, papan skor masih belum mengalami perubahan.

Kebuntuan laga baru dipecahkan tepat sebelum satu jam waktu pertandingan, oleh Panathinaikos yang memanfaatkan sebuah kesalahan dari Roma.
- 58′: Sebuah umpan Roma yang ditujukan kepada kiper Pierluigi Gollini dicuri oleh Vicente Taborda, yang sukses mengecoh pengawalnya dan mengarahkan tendangannya menuju sudut jauh gawang.
Atmosfer di seluruh stadion langsung beralih menjadi dorongan besar bagi pasukan tuan rumah, yang kini mulai bermain dengan lebih percaya diri.
Disisi lain, Roma masih belum patah semangat dan terus menciptakan masalah bagi Panathinaikos, yang masih mencari gol tambahan demi menenangkan dirinya.
Kekhawatiran Panathinaikos sayangnya terwujud pada penghujung pertandingan, ketika Roma berhasil membatalkan keunggulan sang tuan rumah.
- 80′: Jan Ziolkowski terjun diri tepat di depan gawang demi menuntaskan umpan silang Niccolo Pisilli, yang sempat disenggol oleh kepala pemain Panathinaikos.
Baik Roma maupun Panathinaikos tidak mampu mengukir gol tambahan dalam masa penutupan. Pada akhirnya, kedua tim harus puas berbagi rampasan dari laga ini.
Untungnya bagi semua pihak, hasil imbang tersebut tidak melenyapkan kehadiran mereka dalam kampanye Europa League musim ini.
Panathinaikos masih memiliki harapan melalui babak play off, sementara Roma tetap melesat langsung menuju 16 besar meskipun hanya mampu membawa pulang satu poin.
“Kami telah berkembang dan meningkat di setiap pertandingan dan kami telah mendapatkan kepercayaan diri dan motivasi di antara para pemain. Itu bukanlah masalah (apabila Roma harus menjalani babak play off).” ucap pelatih Roma, Gian Luigi Gasperini, kepada Sky Sport mengenai kualifikasi timnya menuju babak berikutnya.
Real Betis 2-1 Feyenoord

Selain Roma, klub lainnya yang mengamankan tiket 16 besar pada hari pertandingan ini adalah wakil La Liga, Real Betis. Los Verdiblancos menutup fase liga dengan kemenangan tipis 2-1 atas tamunya, Feyenoord.
- Kontes ini dibuka oleh Real Betis, melalui tembakan indah Antony yang melayang dari luar kotak penalti dan menemukan tempatnya di sudut kanan gawang. (17′)
- Antony kemudian berganti peran sebagai penyedia umpan krusial dalam gol kedua Verdiblancos.
- Dari bagian sayap kanan, pemain asal Brasil tersebut melambungkan sebuah umpan ke daerah di depan gawang yang sukses menemukan targetnya usai disentuh oleh kepala Abde Ezzalzouli. (32′)
- Satu-satunya peluang Feyenoord yang tuntas menjadi sebuah gol tercipta menjelang penghujung pertandingan, ketika Casper Tengstedt melepaskan sebuah tendangan lambung indah yang terbang ke dalam gawang kosong Verdiblancos. (77′)
Sayangnya, gol cantik tersebut tidak mampu menyelamatkan Feyenoord dari kekalahan.
Tiga poin lantas diamankan oleh Real Betis, yang sukses melaju menuju 16 besar usai menduduki posisi keempat dalam klasemen akhir UEL. Sementara itu, Feyenoord pulang dengan hati berat usai kehilangan kesempatannya untuk mengambil tempat di babak play off. (VT)
Baca juga :





