Sempat Menang 2-0, Atletico Madrid Dapat Pesan Teror Club Brugge Lewat Drama 6 Gol

Champions League: Simeone Terdiam, Tzolis Selamatkan Brugge Dari Terkaman Atletico Madrid 3-3

Brugge, Belgia – Stadion Jan Breydel menjadi saksi sebuah laga klasik babak play off Liga Champions yang menguras emosi pada Kamis (19/02/26) dinihari.

Club Brugge berhasil memaksakan hasil imbang 3-3 melawan raksasa Spanyol, Atletico Madrid, lewat drama enam gol yang berakhir dengan lesatan penyelamat Christos Tzolis di menit-menit akhir.

Pertandingan ini merupakan rollercoaster taktis bagi Ivan Leko. Sempat tertinggal dua gol akibat penalti cepat Julian Alvarez dan sontekan Lookman, Brugge bangkit secara heroik melalui Onyedika dan Tresoldi.

Brugge akhirnya menutup laga dengan skor sama kuat, meski sempat didera gol bunuh diri yang menyakitkan.

Awal Pahit & Tembok Kokoh

Ivan Leko terpaksa memutar otak sejak awal laga. Absennya Carlos Forbs yang cedera membuat ia memberikan mandat kepada Christos Tzolis untuk memimpin lini serang.

Alih-alih mencetak gol cepat, Brugge justru langsung mendapat tamparan keras. Hanya dalam hitungan menit, Seys dianggap melakukan handball di area terlarang.

  • Julian Alvarez yang maju sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan, mengirim bola melewati Mignolet untuk membawa Atletico unggul 1-0.
  • Brugge mencoba merespons cepat, namun mereka membentur tembok bernama Jan Oblak. Kiper asal Slovenia itu tampil fenomenal dengan menepis beruntun peluang dari Onyedika dan Tresoldi.

Petaka kembali menghampiri tuan rumah di penghujung babak pertama.

  • Lewat skema sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik, Ademola Lookman muncul di tiang jauh untuk menyambar bola dan mengubah skor menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Drama Menit ke-90

Memasuki babak kedua, suasana ruang ganti Brugge tampaknya membakar semangat para pemain. Mereka keluar dengan agresi yang lebih tinggi.

  • Menit ke-52: Sundulan Tresoldi yang ditepis Oblak berhasil disambar oleh Raphael Onyedika menjadi gol. Skor berubah 1-2.
  • Menit ke-60: Stadion Jan Breydel meledak delapan menit berselang! Nicolo Tresoldi sukses menyambar umpan silang Diakhon untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
  • Menit ke-80: Nasib buruk kembali menimpa Brugge. Ordonez secara tidak sengaja memotong umpan silang Llorente ke gawang sendiri, membuat Atletico kembali memimpin 2-3.

Saat pendukung tuan rumah mulai pasrah melihat tim kesayangannya hampir menelan kekalahan kandang yang pahit, Tzolis muncul sebagai pahlawan.

  • Memanfaatkan celah kecil di lini belakang Atletico, Christos Tzolis lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan gawang Oblak di menit ke-90.

Gol tersebut memastikan skor berakhir 3-3, sebuah hasil yang menurut banyak pengamat sangat layak didapatkan Brugge atas dominasi serangan mereka sepanjang pertandingan.

Hasil imbang 3-3 ini membuktikan bahwa Club Brugge memiliki mentalitas baja, untuk bersaing di level tertinggi Eropa.

Meski harus bertandang ke markas angker Atletico di Madrid pekan depan, skuad asuhan Ivan Leko telah menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil jika mereka mampu mempertahankan intensitas serangan. (*)

Hasil Lainnya Champions League : 

  •  Newcastle United vs Qarabag FK: 6-1
  • Bayer Leverkusen vs Olympiakos Piraeus: 2-0

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *