Tak Cuma Kritik, Kapolri Minta Mahasiswa Kolaborasi Jaga Stabilitas Kamtibmas!

Jenderal Listyo Sigit Ajak Mahasiswa Jadi Aktor Utama Indonesia Emas 2045, Lawan Judol & Narkoba

Malang – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup secara resmi acara Tanwir ke-XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di UMM Dome, Malang, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri memberikan pesan penting dan strategis kepada ribuan peserta, dengan mengajak seluruh mahasiswa dan generasi muda bangsa untuk berkontribusi aktif, dalam mendukung seluruh kebijakan dan program pembangunan Pemerintah Indonesia.

Menurut Kapolri Sigit, forum Tanwir IMM ini adalah wujud nyata terciptanya semangat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, Pemerintah, dan seluruh stakeholder untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Jenderal Sigit menegaskan, sinergi dan gotong royong dari semua elemen bangsa sangat dibutuhkan, untuk mendorong program pembangunan dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kolaborasi Polri-Mahasiswa 

Kapolri menjelaskan bahwa mahasiswa dan elemen Polri memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mewujudkan kemandirian bangsa, mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, serta memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain pembangunan ekonomi, Sigit juga menyoroti peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah berbagai tantangan modern.

  • Mendukung Pembangunan: Berkontribusi dalam program pembangunan Pemerintah.
  • SDM Unggul: Mempersiapkan diri menjadi SDM yang kompetitif.
  • Kemandirian Bangsa: Berperan dalam pemberdayaan sektor UMKM.
  • Menjaga Keamanan: Turut serta melawan tantangan seperti perkembangan teknologi, maraknya judi daring, dan peredaran narkoba.

“Mahasiswa harus turut berkontribusi dalam menjaga keamanan dalam menghadapi tantangan bangsa, guna mewujudkan stabilitas kamtibmas,” ujar Sigit.

Persiapan Bonus Demografi Indonesia Emas

Isu Bonus Demografi menjadi fokus utama yang disampaikan Kapolri dalam konteks persiapan menuju Visi Bersama Indonesia Emas 2045.

Kapolri Sigit menekankan bahwa mahasiswa, sebagai kelompok usia produktif, adalah kunci utama.

Ia mendorong para peserta Tanwir IMM untuk mempersiapkan diri secara maksimal, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga mental, agar siap menjadi aktor-aktor penentu masa depan bangsa.

“Teruslah menjadi SDM unggul, SDM yang betul-betul siap menjadi aktor-aktor yang akan menjadi pemain utama di Indonesia Emas 2045,” ajak Sigit.

Menutup sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan pentingnya sinergisitas yang kokoh antara Kepolisian, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tanpa adanya kerja sama yang solid, cita-cita luhur bangsa untuk menjadi negara maju di tahun 2045 akan sulit tercapai.

“Pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Pesan Kapolri di akhir acara Tanwir ini menjadi call-to-action bagi generasi muda Muhammadiyah untuk tidak hanya berdiam diri sebagai penonton, tetapi harus bergerak aktif sebagai mitra strategis negara.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi mesin pendorong utama pembangunan nasional, menjadikan mahasiswa sebagai pilar penting dalam transisi Indonesia menuju masa keemasan. (GR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *