La Plata, Argentina –Di bawah lampu sorot Estadio UNO yang menyilaukan, sepakbola sering kali terasa seperti sebuah ritual kesabaran daripada sekadar pertandingan atletik.
Bagi Estudiantes de La Plata, malam itu dimulai dengan keheningan kreativitas yang mencekam, namun berakhir dengan ledakan emosi yang mengingatkan kita mengapa olahraga ini disebut sebagai drama paling hebat di dunia.
Estudiantes berhasil melakukan aksi comeback dramatis untuk menumbangkan Union dengan skor 2-1 pada Torneo Apertura 2026.
Dua gol kemenangan yang dicetak produk akademi, Fabricio Perez dan Mikel Amondarain, memastikan tiga poin krusial tetap berada di kandang sendiri.
Kemenangan ini membawa skuad asuhan Alexander Medina melesat ke posisi puncak, klasemen sementara Zona A dengan raihan 24 poin.
Meski sempat tertinggal di babak pertama, kegigihan anak-anak muda “Pincha” terbukti menjadi pembeda di masa injury time.
Kebuntuan Dipecahkan Bola Mati
Babak pertama berlangsung cukup alot dengan minimnya peluang berbahaya dari kedua tim. Estudiantes mendominasi penguasaan bola namun gagal menembus pertahanan rendah yang diterapkan oleh Union.
- Tim tamu justru berhasil mencuri keunggulan di menit ke-35 melalui skema bola mati.
- Berawal dari sepak pojok cepat, Palacios mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan tajam Estigarribia di dalam kotak penalti.
Bola bersarang di pojok gawang, memaksa tuan rumah tertinggal 0-1 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Estudiantes mengubah strategi dengan bermain lebih agresif dari sisi sayap.
- Perubahan ini membuahkan hasil pada menit ke-58 ketika Aguirre melakukan akselerasi menawan di garis belakang dan mengirimkan umpan ke tiang jauh.
- Fabricio Pirez yang muncul tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan tendangan first-time untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
- Puncaknya, Mikel Amondarain berhasil mencetak gol di menit injury time 90+3, dan membalikkan keadaan dengan skor 2-1.
Dalam konferensi pers pasca-laga, Pelatih Estudiantes, Alexander Medina menekankan pentingnya menjaga keangkeran Estadio UNO di kancah internasional.

“Di Copa Libertadores, memenangkan laga kandang adalah sebuah kewajiban. Hasil imbang di Kolombia kemarin adalah poin yang bagus, tapi sekarang kami punya tanggung jawab penuh untuk menang di depan pendukung sendiri,” tegas Medina dikutip dari EDLP.
Meskipun merasa puas dengan hasil di liga, Medina mengisyaratkan akan melakukan evaluasi akhir terhadap kebugaran pemain, sebelum menetapkan starting eleven.
Estudiantes kini menatap kompetisi kasta tertinggi Amerika Latin, dengan kepala tegak dan semangat yang membara. (*)
Hasil Lainnya Apertura Argentina :
- Instituto vs Deportivo Riestra: 1-0
- Argentinos Juniors vs Independiente Rivadavia: 1-3
Baca juga :





