Waspada Harga Cabai Rawit Kian Pedas

Beras premium stabil, angin segar bagi konsumen.

Jakarta – Memasuki hari keempat Ramadan 1447 Hijriah, dinamika harga pangan di pasar tradisional mulai menunjukkan wajah yang kontras.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya lonjakan drastis pada harga cabai rawit merah di seluruh Indonesia pada Minggu (22/2/2026) pagi, sementara komoditas utama lainnya seperti beras dan minyak goreng justru mulai bergerak stabil dan cenderung turun.

Kenaikan ini menjadi sorotan utama pemerintah di tengah upaya menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci.

Berdasarkan pantauan Panel Harga Bapanas pukul 06.40 WIB, harga cabai rawit merah kini melambung tinggi, meninggalkan tren harga pangan lainnya yang mulai mendingin.

Lonjakan Drastis Cabai Rawit Merah

Bagi para ibu rumah tangga, kabar dari lapak hortikultura pagi ini mungkin terasa cukup menyengat.

Harga rata-rata nasional cabai rawit merah melonjak tajam sebesar Rp8.591 dalam semalam, membuat harganya kini bertengger di angka Rp88.462 per kilogram.

Tak hanya “si pedas”, sektor protein hewani juga menunjukkan pergerakan ke atas. Kenaikan harga pakan dan tingginya permintaan di awal Ramadan disinyalir menjadi pemicu naiknya harga telur dan daging, Berikut Data Harga yang dirilis Bapenas:

  • Telur Ayam Ras: Naik menjadi Rp31.889 per kg (naik Rp612).
  • Daging Sapi Murni: Menyentuh angka Rp139.667 per kg.
  • Daging Ayam Ras: Mengalami kenaikan Rp1.448 menjadi Rp42.769 per kg.

Di balik pedasnya harga cabai, konsumen setidaknya bisa sedikit bernapas lega melihat kestabilan di sektor beras.

Program stabilisasi pasokan tampaknya mulai membuahkan hasil, di mana kategori beras premium dan medium justru mengalami penurunan harga tipis.

“Secara keseluruhan, kategori beras lainnya menunjukkan penurunan harga di tingkat konsumen,” tulis laporan resmi dari laman Bapanas. Data mencatat :

  • Harga beras Premium berada di level Rp15.425 per kg
  • Harga beras Medium dibanderol Rp12.900 per kg.

Kabar positif juga datang dari rak minyak goreng. Seluruh kategori minyak goreng, baik curah maupun kemasan, terpantau kompak turun harga. Minyakita kini bisa didapatkan seharga Rp17.750 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek turun ke posisi Rp19.831 per liter.

Berikut adalah rangkuman singkat dinamika harga pangan nasional per 22 Februari 2026:

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *