Film Basic Instinct Comeback? Sharon Stone Ogah Balik!

Aktris legendaris ini menyatakan tak akan terlibat dalam proyek baru yang digarap kembali oleh penulis naskah asli, Joe Eszterhas.

Los Angeles – Aktris ikonik Sharon Stone secara terbuka menolak keterlibatan dalam proyek reboot film thriller legendaris Basic Instinct, dan menyampaikan kritik pedas terhadap rencana tersebut.

Berbicara dalam program “Today” di televisi Amerika Serikat, Stone mempertanyakan logika di balik proyek tersebut, terutama setelah kegagalan sekuel film tahun 2006 yang dibintangi olehnya.

Sharon Stone dalam film Basic Instinct versi original. (Foto: Dok, The Guardian)

Kalau hasilnya akan seperti yang dulu saya mainkan, saya cuma bisa bilang, saya tidak tahu kenapa itu perlu dibuat lagi,” ujar Stone. Silakan saja, tapi good fucking luck.”

Film Basic Instinct (1992), yang melambungkan nama Sharon Stone lewat peran ikoniknya sebagai Catherine Tramell, sempat menjadi fenomena global dan meraup $353 juta di box office internasional. Namun, sekuelnya di tahun 2006 menuai kritik tajam dan hanya mengantongi $38 juta secara global, menjadikannya salah satu proyek gagal dalam sejarah film noir modern.

Stone: “Sudah mati dua kali, masa mau dibunuh lagi?”

Menanggapi kemungkinan kembalinya karakter Catherine Tramell, Stone menyentil konsep naskah baru yang sedang digarap oleh Joe Eszterhas, penulis naskah asli film tersebut yang kini berusia 80 tahun.

Saya sudah pensiun sekali, dan sudah mati dua kali di film. Mau diapain lagi? Dibunuh lagi? Silakan saja,” ucapnya sinis.

Dalam wawancara terpisah dengan The Guardian, Stone bahkan lebih tajam:

Tidak akan ada reboot Basic Instinct. Joe Eszterhas bahkan tak bisa menulis dirinya keluar dari toko Walgreens,” katanya, mengacu pada kemampuan menulis sang penulis yang ia nilai sudah tidak relevan.

Proyek Kontroversial: Bayaran Tinggi untuk Naskah Lama?

Meski mendapat reaksi negatif dari bintang utamanya, proyek reboot ini tetap berjalan. Dilaporkan bahwa Joe Eszterhas telah menandatangani kontrak dengan Amazon MGM Studios, yang menjanjikan bayaran $2 juta untuk naskah baru, dengan potensi naik menjadi $4 juta jika film diproduksi menjadikannya salah satu penjualan naskah paling mahal tahun ini.

Joe Eszterhas pada tahun 2003. Foto: Chris Stephens/AP

Menanggapi keraguan publik terhadap kemampuannya di usia senja, Eszterhas menjawab dengan nada nyentrik:

Rumor soal impotensi sinematik saya itu ageist dan dilebih-lebihkan,” katanya dalam pernyataan kepada The Wrap.
Partner menulis saya itu ‘si pria kecil yang bengkok’. Dia lahir umur 29 dan akan mati umur 29. Dia sedang ‘on fire’ untuk menulis kisah erotik gila ini, dan saya sangat senang.”

Sementara itu Stone saat ini tengah mempromosikan film barunya, Nobody 2, sambil merefleksikan perjalanan kariernya. Ia mengungkap bahwa dirinya sempat absen panjang dari dunia film setelah mengalami stroke dan pendarahan otak pada 2001, yang nyaris mengakhiri kariernya. Ia lalu memilih fokus pada keluarga sebelum akhirnya kembali ke layar lebar.

Saya ingin meninggalkan semuanya di layar, karena layar abadi.sedangkan saya tidak,” katanya. (YA)

 

 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *