Amazon Nyerah Bikin OS Sendiri: Rela Pake Android Demi Gaet Anak Gen Z!

Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, Amazon Berani Ubah Strategi: Tinggalkan OS dan Pilih  Android Untuk Tabletnya

San Francisco, AS – Setelah bertahun-tahun menghadapi keluhan konsumen dan pengembang aplikasi, raksasa e-commerce Amazon akhirnya membuat gebrakan besar.

Perusahaan ini sedang merencanakan perombakan signifikan pada jajaran tablet Fire-nya. Amazon berencana merilis tablet kelas atas yang untuk pertama kalinya akan menggunakan sistem operasi Android.

Proyek ini secara internal dikenal dengan nama sandi “Kittyhawk.” Rencananya, tablet ini akan diluncurkan paling cepat tahun depan.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2011, Amazon selalu menggunakan versi “forked” atau modifikasi dari Android yang dikenal sebagai Fire OS.

Sistem ini, meskipun berasal dari Android, berfungsi seperti OS yang unik dan mandiri. Namun, ketergantungan pada OS buatan sendiri ini sering kali menjadi hambatan utama.

“Konsumen selalu mengeluhkan tidak memiliki akses ke versi Android terbaru, dan tidak bisa menggunakan beberapa aplikasi karena Amazon menggunakan toko aplikasinya sendiri,” ujar Jitesh Ubrani, Peneliti dari Firma Konsultan TI IDC kepada Reuters.

“Hal ini juga berarti lebih banyak pekerjaan bagi pengembang, terutama di era aplikasi gratis saat ini.” tambahnya

Selama ini, Amazon fokus menjual perangkat dengan harga murah, bahkan mendekati biaya produksi, untuk menjadikannya pintu masuk bagi konten digital mereka seperti e-book, video, dan musik.

Namun, strategi ini justru membuat penjualan terhambat, terutama di kalangan konsumen yang mencari perangkat dengan performa lebih baik.

Proyek multi-tahun untuk beralih ke Android ini menandai perubahan filosofi Amazon.

Jika proyek Kittyhawk berhasil, tablet Fire diharapkan menjadi lebih menarik bagi konsumen karena kompatibilitasnya dengan perangkat Android lain.

Meskipun demikian, sumber-sumber tersebut memperingatkan bahwa proyek ini bisa saja ditunda atau bahkan dibatalkan, karena masalah finansial atau lainnya.

Ketika dimintai komentar, Amazon menolak memberikan tanggapan dengan alasan tidak menanggapi rumor atau spekulasi.

Tablet Lebih Mahal Pikat Konsumen ?

DIlansir dari Reuters, bahwa Tablet Android pertama Amazon yang akan diluncurkan tahun depan  dan  dibanderol dengan harga lebih mahal dari model saat ini.

Amazon tengah mempertimbangkan harga sekitar $ 400, hampir dua kali lipat dari harga tablet kelas atas mereka saat ini, Fire Max 11 yang seharga $230. Sebagai perbandingan, harga iPad berkisar dari $350 hingga $1.200.

Meskipun demikian, Jitesh Ubrani dari IDC mencatat bahwa Amazon tetap berhasil menjual jutaan unit tabletnya.

Perusahaan ini rela mengorbankan keuntungan dari perangkat keras, demi menghasilkan uang dari penjualan layanan terkait.

Proyek ini menjadi langkah berani bagi Amazon, yang sebelumnya sangat menghindari penggunaan perangkat lunak pihak ketiga.

Hal ini tercermin dari kegagalan smartphone Fire Phone pada tahun 2014, yang salah satu penyebabnya adalah ketergantungan pada Fire OS.

Tablet Fire baru ini disebut akan menggunakan Android versi open-source, yang memungkinkan Amazon untuk menyesuaikannya tanpa harus berkoordinasi langsung dengan Google.

Selain itu, Amazon juga berencana meluncurkan tablet berharga lebih murah yang akan menggunakan OS berbasis Linux, Vega, yang saat ini digunakan di beberapa perangkat Fire TV.

Nama sandi proyek, “Kittyhawk,” merujuk pada kota di Carolina Utara tempat Wright bersaudara melakukan penerbangan bertenaga pertama mereka.

Namun, nama ini juga merupakan nama dari startup mobil terbang yang gagal, yang didukung oleh salah satu pendiri Google, Larry Page. Ketika ditanya, Amazon menolak menjelaskan makna di balik nama proyek tersebut. (YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *