Gak Cuma Kuliah, Kampus Kini Jadi Catwalk Mahasiswa Untuk Dapat Cuan!

Berbagai Merek Rela Gelontorin Duit Demi Pikat Mahasiswa. Emang Kenapa, Sih ?

New York, AS – Kampus yang dulunya cuma tempat ngejar IPK dan ngerjain tugas, sekarang udah berubah drastis. Berkat media sosial, kampus kini jadi panggung fashion buat Gen Z.

Merek-merek fashion raksasa, dari Skims-nya Kim Kardashian sampe fast fashion super ngebut kayak Shein, lagi berlomba-lomba buat dapetin hati (dan dompet) para mahasiswa. Kok bisa ?

Kalau dulu, kita gampang banget bedain gaya anak kampus di Inggris sama di Amerika. Anak Amerika identik sama pesta-pesta asrama, minum dari gelas merah, dan tidur di kamar sharing.

Sementara anak Inggris lebih suka house party dan nongkrong di dapur komunal. Tapi sekarang, gara-gara algoritma media sosial, semua jadi nyaris sama.

Hobi Baru Mahasiswa

Foto: Dok. The Guardian (New Line Cinema/HBO)

Di TikTok, kamu pasti sering lihat mahasiswa dari berbagai negara bikin konten “fit check” di perpustakaan atau “room makeover tour” di asrama.

Bedanya cuma aksen dan label merek yang mereka pakai. Inilah yang bikin merek-merek fashion jadi sadar kalau mahasiswa punya kekuatan luar biasa sebagai “tastemaker” atau penentu selera.

Dilansir dari The Guardian, bulan ini aja (awal September 2025), merek shapewear super populer, Skims, ngeluncurin “Campus Collection” yang isinya baju-baju santai buat mahasiswa, dari celana capri sampai hoodie pendek.

Mereka bahkan pakai mahasiswa beneran, yang disebut “Skims Class of 2025”, buat jadi modelnya.

Asos juga gak mau kalah, mereka punya “Student Edit” dengan lebih dari 2.000 item yang katanya “cocok buat di kelas, di perpustakaan, dan di mana pun”.

Tren Kampus Jadi Ladang Cuan

Sesi foto di Central Saint Martins – Foto : Dok. The Guardian (Charles & Keith)

“Mahasiswa udah jadi audiens yang penting banget karena mereka itu tastemaker,” kata Nick Drabicky dari January Digital, sebuah agensi marketing, dikuti dari The guardian.

Menurut dia, kelompok mahasiswa ini menarik karena mereka adalah early adopters” alias orang-orang pertama yang nyobain tren baru, super terhubung di internet, dan punya pengaruh besar dalam menentukan tren di kalangan teman sebaya mereka.

Fenomena ini adalah imbas dari RushTok, sebuah tren di TikTok di mana calon anggota sorority (organisasi mahasiswi elit) di Amerika bikin video OOTD (Outfit of the Day) saat proses seleksi.

Video-video singkat ini, yang menampilkan anak-anak muda memakai merek-merek ternama, dan langsung viral.

“RushTok udah ngasih panggung buat merek-merek untuk mengemas budaya kampus jadi sesuatu yang aspiratif tapi tetap relatable,” jelas Drabicky.

Dia yakin, strategi yang dipakai Skims ini bakal jadi “playbook” baru buat marketing ke anak muda.

Peluang Kerja Sampingan ?

Walaupun sering dianggap “bokek”, Drabicky bilang jangan remehin daya beli mahasiswa.

“Mereka itu lebih sadar merek dan rela ngeluarin uang buat barang-barang yang bisa ngebentuk identitas diri mereka,” katanya.

Tren ini juga dimanfaatin sama mahasiswa sendiri. Kalau dulu kerja sampingan itu identik sama jadi pelayan di kafe, sekarang muncul profesi baru yang gak perlu keluar dari asrama: influencer mahasiswa.

Model Iklan ‘Campus Collection’ dari Skims – Foto : Dok. The Guardian (Skims)

Video “day in the life” mereka yang ngedokumentasiin kegiatan sehari-hari, dari bangun tidur, kuliah, sampai pesta, bisa dapet ratusan ribu views.

Di TikTok, #UniStudent punya lebih dari 260.000 video, dan #CollegeLife bahkan tembus 2 juta video!

Berdasarkan pantauan The Guardian, Tim Leslie, Managing Director dari Campus Group, perusahaan spesialis marketing anak muda, bilang kalau influencer mahasiswa bisa dapet penghasilan dari ratusan sampai jutaan rupiah per bulan cuma dari komisi penjualan.

“Mahasiswa itu punya peluang unik, karena universitas seringkali beroperasi seperti ‘mikro-budaya’ tersendiri,” kata Leslie.

Jadi, gak heran kan kalau sekarang #CampusStyle lagi viral banget! (YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *