Geram! Prabowo Sebut Direksi BUMN Nekat dan Brengsek

Prabowo: “Perusahaan rugi dia (Direksi) tambah bonus untuk dirinya sendiri, brengsek banget ini”

JakartaPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kekesalannya terhadap manajemen perusahaan pelat merah, yang tetap membagikan bonus kepada direksi dan komisaris meski kondisi keuangan perusahaan sedang merugi.

Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kepercayaan negara. Prabowo mengaku tidak segan meminta bantuan penegak hukum untuk menyelesaikan masalah ini.

Ia juga telah memerintahkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danatara) untuk melakukan pembersihan manajemen di tubuh BUMN, yang dianggap masih belum bekerja dengan benar.

“Nekat-nekat mereka itu, diberi kepercayaan negara, dia kira itu perusahaan nenek moyang. Perusahaan rugi dia (Direksi) tambah bonus untuk dirinya sendiri, brengsek banget ini,” ucap Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional ke-6 PKS di Jakarta.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut akan melibatkan Kejaksaan Agung hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam penanganan masalah tersebut.

Meski begitu, ia tetap memberi kesempatan kepada Danantara untuk melakukan pembenahan internal BUMN dalam kurun waktu dua hingga empat tahun ke depan.

Presiden juga menekankan pentingnya Danantara fokus mengelola aset BUMN agar memberikan keuntungan optimal.

Ia mencontohkan, dengan total aset sebesar US$ 1000 miliar, negara seharusnya mampu meraih return minimal 10 persen atau sekitar US$ 100 miliar per tahun. (EP)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *