Quito, Ekuador – LDU Quito memberikan kejutan luar biasa kepada dunia sepakbola Amerika Selatan pada Jumat (24/10/25).
Menghadapi raksasa Brasil, Palmeiras, dalam leg pertama babak semifinal Copa Libertadores, LDU Quito mengakhiri pertemuan tersebut dengan kemenangan telak 3-0.
Dengan dukungan penuh suporter mereka yang memenuhi Estadio Rodrigo Paz Delgado, LDU menunjukkan semangat tinggi sejak periode awal pertandingan.
Palmeiras mungkin memasuki laga ini sebagai tim favorit, namun LDU tidak takut dan mampu menyeimbangkan tempo permainan sang tamu.
Babak pertama berjalan dengan cukup mengejutkan, tidak hanya karena LDU mampu meraih keunggulan dini, namun juga berkat penampilan luar biasa pihak tuan rumah yang memasuki jeda turun minum dengan keunggulan tiga gol.
- 16’: Papan skor dibuka oleh Gabriel Villamil, yang memanfaatkan kelengahan pertahanan Palmeiras dan menghantam jaring gawang dengan sebuah tendangan matang di tengah kotak penalti.
- 27’: LDU menerima hadiah penalti berkat handball Andreas Pereira. Lisandro Alzugaray maju sebagai eksekutor dari titik putih dan tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menggandakan keunggulan LDU.
- 45+2’: LDU menutup babak pertama dengan brace Gabriel Villamil. Sebuah serangan balik LDU diakhiri oleh Villamil, yang menuntaskan umpan matang Bryan Ramirez dengan sebuah penyelesaian sempurna.
Keunggulan luar biasa tersebut memotivasi pasukan LDU, yang bermain dengan disiplin tinggi dalam babak kedua.
Tim tuan rumah mampu mengendalikan tempo permainan dan menangani segala upaya serangan Palmeiras, yang kini terguncang dalam segi mental.
LDU mengakhiri pertemuan ini dengan 10 pemain setelah Bryan Ramirez dihukum dengan kartu merah pada menit 90+6’, atas pelanggarannya terhadap Agustin Giay.
Namun tentunya insiden tersebut tidak memiliki pengaruh besar terhadap LDU, yang mampu mempertahankan keunggulan mereka dan lantas mengambil kemenangan dengan penuh gaya.
Hasil telak tersebut memperkuat kesempatan LDU Quito untuk melaju menuju babak final.
Terakhir kali LDU bertanding dalam ajang final Copa Libertadores adalah pada 2008 lalu, dimana mereka mengukir sejarah sebagai klub Ekuador pertama yang menjuarai Copa Libertadores usai menumbangkan Fluminense.
Kini, LDU memiliki kesempatan besar untuk mengulang prestasi mereka. Disisi lain, Palmeiras akan menghadapi ujian berat dalam pertandingan mendatang.
Dalam laga berikutnya, Palmeiras akan berhadapan melawan Cruzeiro. Sebagai pemimpin klasemen Serie A Brasil, Palmeiras wajib mengamankan kemenangan, apabila mereka ingin mempertahankan posisinya.
Setelah pertandingan tersebut, Palmeiras akan menjalani leg kedua menghadapi LDU Quito.
Kini tertinggal dengan tiga gol dalam agregat, Palmeiras harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan dan mencuri tiket final Copa Libertadores dari LDU. (VT)
Baca juga :





