Manchester, Inggris – Dua wakil Premier League dari kota Manchester, Manchester City & Manchester United, mencatat skor akhir yang sama dalam pekan pertandingan ke-20 Premier League, yang dijalankan pada Minggu (04/01/26).
Di Etihad Stadium, Manchester City didatangi oleh juara dunia, Chelsea. The Citizens harus puas mengakhiri pertemuan tersebut dengan hasil seri 1-1, akibat gol telat The Blues pada menit-menit terakhir.
Sementara itu, di stadion Elland Road, Manchester United juga membawa pulang skor imbang 1-1 usai berhadapan melawan Leeds United.
Manchester City 1-1 Chelsea

Laga ini dibuka dengan sorotan tajam yang diarahkan kepada para pendatang. Tidak lama sebelum pertemuan ini, Chelsea mengumumkan keputusannya untuk melepaskan Enzo Maresca dari jabatannya sebagai pelatih tim senior.
Lantas, The Blues memainkan pertandingan ini dibawah pimpinan pelatih interim, Calum McFarlane, yang sebelumnya membimbing tim U-21 Chelsea dan kini menjalani laga pertamanya di level senior.
Meskipun dilanda oleh atmosfer ketidakpastian dari belakang layar, Chelsea unjuk diri sebagai ancaman yang sangat besar bagi Manchester City.
Kontes di tengah lapangan sempat dibuka dengan tempo lambat. Namun, ketika kedua tim akhirnya menemukan ritme permainannya mulai dari menit ke-20, pertemuan ini mulai berjalan dengan penuh kehidupan.
Sepanjang babak pertama, kedua tim saling bertukar serangan. Namun, tidak lama sebelum laga memasuki jeda turun minum, kebuntuan dipecahkan oleh sang tuan rumah.
- Meskipun dikawal oleh barisan pertahanan The Blues, Tijjani Reijnders menjaga ketenangannya dan tetap melepaskan tembakan jitu yang sukses menghantam atap gawang Chelsea. (42′)
Kontes ini terus berjalan dengan cukup ketat ketika babak kedua dimulai. Tidak lama setelah kick off, Chelsea langsung mengancam gawang The Citizens, yang melepaskan nafas lega ketika upaya Pedro Neto gagal menemukan sasaran.
Disisi lain, Manchester City sendiri hampir menggandakan keunggulannya, ketika Rayan Cherki mempersiapkan situasi berbahaya bagi Bernardo Silva. Sayangnya bagi tuan rumah, ancaman tersebut masih bisa ditangani oleh The Blues.
Kedua tim tidak pernah melambat, bahkan ketika waktu pertandingan mendekati masa penutupan.
Dengan papan skor yang tidak menunjukkan tanda perubahan, Manchester City sepertinya akan mengamankan tiga poin dari pertemuan ini.
Namun, pada menit-menit kritis, kemenangan yang sudah berada tepat di depan mata The Citizens langsung lenyap, ketika Chelsea menciptakan satu keajaiban terakhir.
- Enzo Fernandez menjadi pahlawan penyelamat The Blues. Pemain asal Argentina tersebut mendapat kesempatan dari umpan silang Malo Gusto, yang melesat menuju kerumunan pemain didepan gawang.
- Tendangan pertama Fernandez masih bisa ditangkis oleh Gianluigi Donnarumma. Tetapi, Fernandez dianugrahkan kesempatan kedua yang kali ini tidak bisa dihentikan oleh sang kiper. (90+4′)
Sebuah penutupan yang sangat dramatis bagi laga yang mempertemukan dua pihak legendaris di dunia sepak bola Inggris.
Hasil imbang tersebut tentunya memiliki dampak yang kurang memuaskan bagi perjuangan Manchester City dan Chelsea di papan klasemen Premier League.
Untuk saat ini, The Blues masih tertahan di posisi keempat, empat poin dibelakang sang juara bertahan, Liverpool.
Sementara itu, Manchester City mampu merebut kembali kursi posisi kedua dari Aston Villa. Akan tetapi, kedua tim tersebut kini memiliki jumlah poin yang sama.
Hasil akhir pertandingan ini mengundang reaksi yang cukup berbeda dari kedua tim. Dari pihak tuan rumah, skor imbang tersebut jelas sangat disayangkan.
“Tentu saja ini membuat frustrasi, tetapi pada akhirnya, begitulah kenyataannya.” ucap pemain Manchester City, Rodri.
Dilansir dari situs resmi Manchester City, ia menambahkan: “Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan dengan skor tiga atau empat nol, tetapi inilah sepak bola. Jika Anda tidak memanfaatkan peluang Anda, mereka hanya akan bermain imbang.”
Disisi lain, tanggapan dari tim tamu sedikit lebih positif. Calum McFarlane, yang saat ini mengisi posisi pelatih Chelsea, mengambil kesempatan untuk memuji para pemain The Blues.
“Saya sangat bangga dengan para pemain dan bagaimana mereka tampil, terutama di babak kedua,” ucap McFarlane, dikutip dari situs resmi Chelsea.
“Pemain muda mungkin akan goyah di saat-saat seperti itu, tetapi mereka luar biasa di babak kedua. Kami pantas mendapatkan setidaknya satu poin.”
Meskipun pada akhirnya ditutup dengan hasil imbang, laga ini tetap menyajikan sebuah pertarungan sengit yang menghibur para penonton.
Tetapi, kedua kubu tentunya akan membidik hasil yang jauh lebih positif dalam pertemuan berikutnya.
Usai pertandingan ini, Manchester City mempersiapkan diri untuk menerima kedatangan Brighton & Hove Albion. Disaat yang bersamaan, Chelsea akan bertanding melawan klub London lainnya, Fulham.
Leeds United 1-1 Manchester United

Manchester United, yang mengunjungi salah satu rival tertuanya, Leeds United, juga ditahan dengan skor yang sama persis dengan hasil laga Manchester City.
Pertemuan ini dibuka dengan persaingan yang seimbang antara kedua tim tersebut. Baik Manchester United maupun Leeds United giat mencari kesempatan di depan gawang lawan mereka.
Meskipun demikian, pihak tuan rumah dan pasukan Setan Merah tidak mampu menciptakan satu gol pun sebelum akhir babak pertama.
Namun, setelah waktu istirahat, papan skor akhirnya dibuka dengan satu gol dari masing-masing tim, yang tercipta dalam rentang waktu singkat.
- 62′: Memanfaatkan kelengahan Ayden Heaven, Brenden Aaronson langsung bergerak untuk mengambil umpan lambung Pascal Struijk.
- Aaronson kemudian berhadapan langsung dengan Senne Lammens. Tanpa bantuan dari rekan-rekannya di lini belakang, sang kiper hanya bisa berdiri diam ketika Aaronson menggoyangkan gawangnya.
- 65′: Manchester United tidak memberi waktu kepada tuan rumah untuk merayakan gol tersebut.
- Benjamin Sesko memberikan bola kepada Joshua Zirkzee, yang mempersiapkan Matheus Cunha dengan sebuah umpan terobos.
- Cunha langsung mengambil posisi diantara barisan pertahanan The Whites, dan dengan gerakan cerdik, sukses menemukan jaring gawang.
Setelah ini, Manchester United dan Leeds United terus berupaya keras untuk kembali memecah kebuntuan skor. Namun, ketika peluit terakhir dibunyikan, kedua pihak masih imbang dengan skor 1-1.
Hasil ini kembali memicu rasa kekecewaan bagi Manchester United, yang lagi-lagi gagal memanfaatkan situasi emas dimana para saingannya kehilangan poin.
Lantas, The Red Devils saat ini masih menempati posisi keenam dalam papan klasemen Premier League.
“Setelah pertandingan melawan Wolves, saya sedikit sedih untuk tim kami,” ucap Matheus Cunha, pencetak gol tinggal Manchester United, kepada TNT Sports.
“Tentu saja kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan kemudian kami memiliki kesempatan besar untuk masuk ke empat besar.”
Dalam laga berikutnya, Manchester United akan ditantang oleh klub promosi lainnya, Burnley. (VT)
Baca juga :





