Milan, Italia – Inter Milan meneguhkan statusnya sebagai pemimpin klasemen Serie A pada Kamis (15/01/26), dengan sebuah kemenangan tipis 1-0 atas tamu mereka, Lecce.
Dalam sebagian besar jalan pertandingan, pasukan Nerazzurri menguasai tempo permainan dan memiliki kehadiran besar di tengah lapangan.
Akan tetapi, akibat barisan pertahanan Lecce yang menunjukkan kedispilinan tinggi, sang tuan rumah hanya mampu mengukir satu gol tunggal dalam pertemuan ini, yang datang tepat sebelum penghujung pertandingan.

- Dengan sebuah sentuhan kaki manis, Pio Esposito mengarahkan umpan lambung Piotr Zielinski kepada Lautaro Martinez, yang memiliki ruang untuk melepaskan sebuah tendangan voli.
- Tembakan sang kapten masih bisa ditangkis oleh kiper Wladimiro Falcone, namun, Esposito langsung bergerak menyambar bola muntah tersebut dan kali ini, Falcone ditaklukkan oleh lawannya. (78’)
Inter tidak memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulannya sebelum akhir pertandingan. Meskipun demikian, kemenangan tetap merupakan kemenangan, dan yang lebih penting, Nerazzurri mengantongi tiga poin penting yang memperkokoh status mereka di puncak klasemen Serie A.
Sebagaimana dilansir dari situs resmi Inter Milan, tingkat kesulitan laga ini sempat dibicarakan oleh sang pelatih, Cristian Chivu.
“Hari ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Saya mengharapkan pertandingan yang sulit. Setelah pertandingan intens seperti Minggu lalu melawan Napoli, memainkan pertandingan lain dalam waktu 72 jam adalah tantangan.”
Chivu melanjutkan pernyataannya dengan sebuah pujian kepada tim asuhannya, yang dianggap telah memberikan tanggapan baik saat menghadapi tantangan tersebut.
“Mereka memberikan hati dan jiwa mereka di lapangan untuk membawa pulang kemenangan. Ini adalah jenis pertandingan yang lebih mudah kalah daripada menang, namun hari ini kami meraih kemenangan.”
Kini, Inter duduk nyaman di posisi pertama dengan selisih enam poin di depan saingan terdekatnya, AC Milan dan Napoli.
Dengan jadwalnya yang saat ini cukup padat, Inter hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan diri menjelang laga berikutnya, dimana mereka harus berkunjung menuju markas Udinese.
Napoli 0-0 Parma

Sementara itu di Naples, juara bertahan Serie A, Napoli, ditahan imbang dengan skor 0-0 oleh Parma di kandangnya sendiri.
Dari segi statistik, Napoli memimpin tempo permainan dengan jumlah tembakan yang jauh lebih banyak dan penguasaan bola yang cukup tinggi.
Akan tetapi, angka tersebut tidak terbukti di tengah lapangan, dimana Napoli memiliki kesulitan untuk membongkar pertahanan sang tamu.
Satu momen yang sangat disayangkan oleh Napoli terjadi pada menit ke-13, ketika gol dini mereka dianulir oleh tinjauan VAR akibat offside.
Setelah ini, Napoli giat menggempur gawang Parma dengan serangan demi serangan. Akan tetapi, upaya sang juara tidak pernah menghasilkan buah manis akibat figur kokoh sang kiper, Filippo Rinaldi.
Pada akhirnya, laga ini berakhir tanpa satupun gol dari kedua kubu, yang harus puas saling berbagi satu poin.
“Kami sedikit kurang beruntung karena ada begitu banyak peluang di dalam kotak penalti, tetapi dalam semua peluang itu kami tidak mendapatkan keberuntungan atau momen yang tepat,” ucap asisten pelatih Napoli, Cristian Stellini, kepada DAZN.
Usai pertemuan tersebut, Napoli kini telah mencatat tiga hasil seri beruntun di panggung Serie A. Jarak I Partenopei dengan pemimpin klasemen, Inter Milan, lantas menjadi semakin lebar. Namun setidaknya, Napoli sukses merebut kursi posisi ketiga dari Juventus.
Dalam laga berikutnya, Napoli kembali memainkan peran tuan rumah dan kali ini akan didatangi oleh Sassuolo. (VT)
Baca juga :





