Qarabag Hancur Digiling Arne Slot 6-0, Liverpool Segel Tiket 16 Besar!

Champions League: Malam Sempurna di Anfield, Qarabag Jadi Saksi Kejamnya The Reds

Liverpool, Inggris – Anfield kembali menunjukkan taringnya sebagai benteng yang angker di tanah Eropa.

Pada Kamis (29/01/26) dinihari, Liverpool tidak sekadar menang, mereka memberikan pelajaran sepakbola kepada tamunya, Qarabag, dengan skor telak 6-0.

Kemenangan ini memastikan langkah The Reds melaju mulus ke babak 16 besar Champions League, tanpa harus melewati drama babak play-off.

Efisien, klinis, dan tak kenal ampun. Itulah ringkasan performa tim asuhan Arne Slot yang kini resmi mengunci posisi ketiga klasemen fase liga.

Enam gol yang bersarang di gawang tim tamu lahir dari kaki dan kepala Alexis Mac Allister, Florian Wirtz, Mohamed Salah, Hugo Ekitike, dan Federico Chiesa.

Dominasi Sejak Peluit Pertama

Pertandingan sempat diawali dengan sedikit kekhawatiran, saat Jeremie Frimpong harus ditarik keluar karena cedera.

Namun, masuknya Wataru Endo justru menyeimbangkan lini belakang. Meski Qarabag sempat mencuri peluang melalui Camilo Duran, Alisson Becker masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan.

  • Menit 15: Alexis Mac Allister memecah kebuntuan lewat sundulan setelah menerima bola pantul dari Virgil van Dijk.
  • Menit 21: Florian Wirtz menggandakan keunggulan lewat tendangan keras nan presisi dari tepi kotak penalti.

Pesta Gol Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool tidak menurunkan tempo.

  • Mohamed Salah menunjukkan kelasnya melalui tendangan melengkung khas “Mo Salah” ke pojok gawang setelah menerima umpan backheel cerdik dari Dominik Szoboszlai.
  • Kesalahan lini belakang Qarabag, khususnya Bahlul Mustafazade, dimanfaatkan dengan dingin oleh Hugo Ekitike untuk mengubah skor menjadi 4-0.
  • Mac Allister kemudian menambah koleksi golnya setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang, sebelum Federico Chiesa melengkapi penderitaan Qarabag di menit-menit akhir pertandingan.
Liverpool vs Qarabag – Foto: Dok. Liverpool

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Manajer Liverpool, Arne Slot tidak bisa menyembunyikan kepuasannya. Baginya, kemenangan ini bukan hanya soal skor, tapi soal mentalitas tim yang terus berkembang.

“Kami senang bisa langsung ke babak 16 besar. Dua tahun lalu kita masih di Europa League, dan musim lalu kami sangat lapar untuk melangkah jauh. Musim ini? Kami pasti lebih lapar lagi,” ujar Slot dikutip dari Situs Resmi Liverpool.

Slot juga menyoroti bagaimana timnya mampu menjaga konsentrasi di kedua area penalti (both boxes). Ia memuji komitmen para pemain depannya, termasuk Federico Chiesa, yang bahkan di menit ke-92 masih terlihat menyapu bola di area pertahanan sendiri.

Dengan kolektivitas permainan yang ditanamkan Arne Slot, Liverpool bertransformasi menjadi mesin gol yang tidak hanya mengandalkan satu bintang, tapi bergerak sebagai satu kesatuan yang kohesif.

Kemenangan itu membuat The Reds Lolos Otomatis dan menghindari babak play-off, yang berarti mereka memiliki waktu istirahat lebih panjang sebelum babak 16 besar dimulai pada Maret mendatang.

Liverpool baru saja mengirimkan pesan singkat namun mengerikan kepada seluruh kontestan Champions League: Anfield tidak menerima tamu dengan ramah. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *